Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Pak Oles: Maraknya Video Porno Bali, Pemerintah Bagaimana?

02 Desember 2019, 11: 54: 04 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pak Oles: Maraknya Video Porno Bali, Pemerintah Bagaimana?

Gede Ngurah Wididana alias Pak Oles (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Tak ada hentinya, kasus video porno dengan pemain orang Bali semakin banyak. Bali dihentakkan kasus terakhir dalam waktu berdekatan, ada dua kasus video porno yang diduga pemerannya orang Bali.

Dua video tersebut adalah satu cewek lawan tiga cowok yang benar-benar viral. Diduga si cewek adalah foto model. Kemudian belum berselang beberapa hari beredar lagi video “kudang lumping” yang diduga dilakukan seorang selegram di Bali dengan seorang cowok. “Ini fenomena apa, semakin hari semakin banyak hal-hal seperti ini,” ujar Gede Ngurah Wididana alias Pak Oles.

Menurut politisi Partai Demokrat ini, kasus-kasus semacam ini harus diusut secara tutas, dari segi hukum. Pihak kepolisian mesti memberikan efek jera kepada pihak yang dianggap melakukan pelanggaran pidana. “Apakah yang menyebarkan, atau pihak yang dianggap melanggar unsur pidana dalam kasus ini. Mesti diusut tuntas,”  tegas Ketua Bapilu DPD Demokrat Bali ini.

Selain menuntaskan kasus hukumnya, pemerintah mesti hadir dalam kasus ini, untuk melakukan indentifikasi atas fenomena ini. Bahkan dia menduga jangan-jangan ini fenomena gunung es, yang muncul ke publik adalah ujung gunungnya saja. “Jadi banyak yang tak terdeteksi, menyebar tanpa ada yang merespons sehingga tidak viral,” ungkap politisi asal Bengkel Buleleng ini.

Baginya, pemerintah mesti melakukan langkah-langkah strategis untuk menyelamatkan generasi Bali, karena sudah terpapar hal-hal yang jelas merusak masa depan. “Ini menyangkut karakter generasi Bali. Ada pergeseran yang mengarah pada hal negatif. Ini masalah serius bagi Bali,” sebut mantan Ketua DPD Hanura Bali ini.

Apa yang harus dilakukan? Bagi mantan Anggota DPRD Bali ini, langkah serius mesti diambil dari segala lini pemerintahan Bali. Dari segi pendidikan, dari segi budaya, agama dan adat termasuk juga dari pendidikan seks dan lainnya. “Dirumuskan dulu kondisinya saat ini, dijabarkan jalan keluarnya, sehingga programnya bisa kena. Bahkan ini mesti jangka panjang. Ketika fenomena ini semakin marak, itu menunjukkan ancaman terhadap generasi Bali semakin serius,” pungkas alumnus Faculty of Agriculture Universitas of The Ryukyus Jepang ini.

(bx/art/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia