Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Warga Selat Bunyikan Kulkul Bulus, ABG Cekik Pemilik Warung

02 Desember 2019, 19: 46: 02 WIB | editor : Nyoman Suarna

Warga Selat Bunyikan Kulkul Bulus, ABG Cekik Pemilik Warung

DIPERIKSA: IKB diperiksa penyidik Polsek Selat, Senin (2/12) siang. (ISTIMEWA)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Warga Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem berbondong-bondong ke luar rumah setelah mendengar kulkul bulus (kentongan) berbunyi, tanda keadaan darurat terjadi, Minggu (1/12) malam. Tidak itu saja, sejumlah warga dikabarkan membawa parang karena situasi desa tidak kondusif sehingga membuat warga emosi.

Rupanya, aksi warga itu dipicu ulah pemuda tanggung alias anak baru gede (ABG) yang mencoba mencuri rokok di sebuah warung milik I Nyoman Toya, malam itu. Pemuda berinisial IKB, 16, bahkan sempat ingin mencekik pemilik warung. Tapi aksinya gagal karena korban berhasil menyelamatkan diri.

Menurut informasi, pelaku yang sudah malang-melintang dengan kebiasaan mencurinya itu dibekuk di Desa Nongan, Kecamatan Rendang. Kali ini, dia tidak ditahan, mengingat usianya masih di bawah umur. Sementara ini, pelaku masih dititip orangtuanya di Polsek Selat, menunggu keadaan desa kondusif.

Kapolsek Selat AKP I Gede Sunjaya Wirya, Senin (2/12) menjelaskan, kejadian percobaan pencurian itu terjadi pukul 21.45.  Saat itu Nyoman Toya sudah menutup warungnya dan dia berada dalam warung. Beberapa saat kemudian, pelaku IKB datang dan mengetuk pintu warung. Korban membukanya karena ingin meladeni permintaan pelaku yang mengaku hendak membeli rokok.

Setelah rokok diberikan, IKB bukannya membayar, tapi malah mendorong Nyoman Toya hingga nyaris tersungkur. Aksi spontan korban ingin membela diri justru dapat perlawanan dari pelaku. Pelaku hendak mencekik leher korban, tetapi gagal karena berhasil melawan.

"Korban langsung mengambil kursi untuk mendorong pelaku sehingga korban gagal dicekik. Korban berteriak minta tolong dan pelaku langsung kabur naik sepeda motor,” ucap Kapolsek.

Sunjaya Wirya membeberkan fakta terkait pelaku. Sebelum dibekuk karena kasus pencurian rokok ini, IKB sempat berurusan dengan polisi gara-gara mencuri uang Rp 12 juta di salah satu pos portal di Selat, akhir 2018 lalu. "IKB masih di Polsek dan kami masih periksa pelaku," imbuh Wirya.

Lalu bagaimana dengan respons masyarakat? Kapolsek bakal memerintahkan Bhabinkamtibmas desa setempat memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa pihak kepolisian tidak melakukan proses hukum lantaran pelaku masih di bawah umur. "Biar masyarakat paham. Jangan sampai berpikir kenapa orang yang melakukan pencurian dengan tindakan kekerasan malah dilepaskan," tandasnya.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia