Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Mantan Sekdes Diusulkan Jadi Pjs Perbekel Bontihing

02 Desember 2019, 22: 19: 48 WIB | editor : Nyoman Suarna

Mantan Sekdes Diusulkan Jadi Pjs Perbekel Bontihing

Gede Suyasa, Camat Kubutambahan (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Pasca meninggalnya perbekel terpilih Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, membuat Badan Permusyawarahan Desa (BPD) bergerak cepat menyikapi kekosongan jabatan perbekel. BPD Bontihing akhirnya mengusulkan mantan Sekretaris Desa Bontihing I Ketut Manis kepada pihak Kecamatan Kubutambahan sebagai Pjs Perbekel Bontihing.

I Ketut Manis tercatat sebagai PNS yang bertugas di Bagian Tata Usaha SMPN 4 Kubutambahan. Mencuatnya nama I Ketut Manis bukanlah tanpa sebab. Mengingat selain dianggap sudah berpengalaman di perintahan desa, Manis juga sebagai warga asli Bontihing.

Terlebih, penunjukkan itu juga didasari pertimbangan masa jabatan Pjs nanti hingga dua tahun, atau sampai digelarnya Pilkel Serentak 2021. Sehingga warga melalui BPD mengingingkan Pjs Perbekel Bontihing harus dari warga Bontihing.

Terkait hal itu, Camat Kubutambahan Made Suyasa, Senin (2/12), tak menampik sudah ada nama calon Pjs Desa Bontihing yang diusulkan. “Sesuai aspirasi yang ada, kami sudah teruskan usulan tersebut ke Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kabupaten. Mudah-mudahan usulan itu dapat diterima dan ditetapkan sebagai Pjs Perbekel Bontihing,” terang Suyasa.

Usulan nama calon Pjs Perbekel Bontihing, sebut Suyasa, diteruskan ke Dinas PMD bersamaan dengan sembilan calon nama Pjs lainnya. Disebutkan, di Kecamatan Kubutambahan akan ada 10 perbekel yang akan mengakhiri masa jabatannya per 27 Desember 2019. Rinciannya Desa Kubutambahan, Bontihing, Tamblang, Tajun, Tambakan, Bukti, Tunjung, Bengkala, Pakisan dan Desa Tunjung.

Terpisah, Kabid Pemdes Dinas PMD Buleleng I Gusti Ngurah Putu Mastika menjelaskan, usulan nama calon Pjs Perbekel di 10 desa di Kecamatan Kubutambahan sedang dalam proses penetapan SK (Surat Keputusan). “SK sedang dalam proses di Bagian Hukum Setda (Pemkab Buleleng). Mereka (Pjs Perbekel) terhitung menjadi Pjs per 28 November, karena masa berakhir jabatan perbekel per 27 Nopember,” katanya.

Seperti diketahui, Desa Bontihing baru saja melaksanakan pilkel serentak, 31 Oktober 2019 lalu. Hasilnya Ketut Daging Arta memenangi pertarungan pilkel dan menumbangkan incumbent dengan perolehan suara 1.747 suara. Rencananya, calon perbekel terpilih hasil pilkel serentak dilantik pertengahan Desember 2019.

Namun nasib berkata lain, Ketut Daging Arta meninggal secara mendadak pada Selasa (19/11) sore. Diduga, perbekel terpilih ini meninggal karena serangan jantung. Guna mengisi kekosongan jabatan Perbekel Bontihing, maka pemerintah menunjuk Pjs. Karena masa jabatan Perbekel Bontihing telah berakhir pada 27 November 2019 lalu.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia