Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Sportainment

Semen Padang 0 vs 2 Bali United, Jadi Momen Spesial Spaso

02 Desember 2019, 22: 45: 40 WIB | editor : Nyoman Suarna

Semen Padang 0 vs 2 Bali United, Jadi Momen Spesial Spaso

JUARA: Para pemain dan ofisial Bali United berselebrasi merayakan gelar juara usai menang melawan Semen Padang, Senin (2/12). (FT CHANDRA SATWIKA/JAWA POS)

Share this      

PADANG – Gelar juara yang berhasil dikunci Bali United di pekan ke-30 terasa belum lengkap. Sebab, belum ada seremoni dan trofi juara yang diberikan. Kepastian juara juga didapat di kandang lawan, Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin sore (2/12).

Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco merasakan kehambaran itu. Gelar juara yang diraih saat ini berbeda dengan saat bersama Persija Jakarta musim lalu. ’’Tidak ada piala. Padahal, kami ingin foto dan selebrasi,’’ ujarnya.

Semen Padang 0 vs 2 Bali United, Jadi Momen Spesial Spaso

MASIH BERDUKA: Illija Spasojevic yang baru saja ditinggal istri tercinta menjadi pahlawan kemenangan dengan mencetak dua gol ke gawang Semen Padang, Senin (2/12). (FT BALI UNITED FOR BALI EXPRESS)

Dia dan skuadnya merasa canggung setelah wasit Thoriq Alkatiri meniup peluit akhir, pelatih asal Brasil itu hanya memeluk satu per satu anak asuhnya sembari menyanyikan chant ’’Champione Champione’’. ’’Rasanya ada yang kurang. Tidak ada sambutan. Rasanya seperti menang biasa,’’ ungkap Teco.

Di Stadion Haji Agus Salim juga tidak ada fans Bali United. Karena itu, dia merasa kurang berkesan. Dia hanya bisa bernyanyi-nyanyi dengan meriah di ruang ganti. ’’Saya harap nanti ketika bermain di kandang lawan Persipura (8/12), piala itu sudah ada untuk kami,’’ tuturnya.

Teco mengaku benar-benar merasakan atmosfer juara ketika bersama Persija musim lalu. ’’Stadion juga penuh suporter. Jadi, kami benar-benar berpesta,’’ ucapnya. Tetapi, skuad Serdadu Tridatu –julukan Bali United– tetap bangga dan bersukacita. Apalagi, manajemen sudah menyiapkan bonus yang berbeda dari biasanya. Hal itu diungkapkan Manajer Bali United Yabes Tanuri kepada Jawa Pos. Tetapi, Yabes enggan menyebutkan jumlahnya. ’’Yang jelas berbeda. Itu masalah internal. Pasti kami apresiasi gelar ini,’’ katanya.

Atas keberhasilan Bali United, prestasi Teco cukup fenomenal. Ya, Teco berhasil mengantarkan dua tim berbeda selama dua tahun berturut-turut, menjadi juara Liga 1. Sebelumnya, pada edisi 2018, pelatih asal Brasil itu mengantarkan Persija Jakarta menjuarai Liga 1.

Bedanya, keseruan perebutan gelar Liga 1 pada edisi 2018 lebih ketat, karena harus diperebutkan sampai laga pekan terakhir. Namun, pada 2019, baru masuk pekan ke-30, sang juara sudah terpilih. "Gelar juara ini karena kerja keras seluruh tim, dan juga dukungan suporter Bali United, Semeton Dewata, yang luar biasa," kata Teco.

Pesta juara langsung ditunjukkan oleh elemen Bali United yang ada di bench. Saat wasit Thoroq Alkatiri meniup peluit panjang, lompatan kegirangan, aksi saling peluk, sampai barisan pemain yang menyemprotkan air mineral ke udara mewarnai pinggir lapangan.

Illija Spasojevic menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol ke gawang Semen Padang. Keberhasilan Bali United juara menjadi momen spesial Spaso. Ya, dia belum lama ditinggal istri tercinta, Lelhy Spaso. Alhasil, Spaso merayakan kegembiraan di tengah suasana duka. Bahkan, dia mencurahkan hal tersebut di akun Instagramnya. “Sayang, kita juara lagi (plus emoticon love).” Demikian kutipan cuitannya di IG. Sebelum juara bersama Bali United, Spaso pernah merasakan juara bersama Bhayangkara, dua tahun silam.

(bx/aim/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia