Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Ditinggal Jemput Anak, Rumah Warga Sawan Disatroni Maling

03 Desember 2019, 19: 43: 38 WIB | editor : Nyoman Suarna

Ditinggal Jemput Anak, Rumah Warga Sawan Disatroni Maling

KEMALINGAN : Rumah milik pasutri Ketut Sumansasa dan Murniati yang berlokasi di Banjar Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan disatroni maling pada Senin (3/12). (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Rumah pasutri Ketut Sumansasa, 32 dan Luh Murniati, 35 disatroni maling pada Senin (2/12) pagi. Akibatnya, warga Banjar Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan ini mengalami kerugian hingga Rp 45 juta.

Pelaku berhasil menggasak uang tunai Rp 30 juta yang disimpan di dalam almari plastik. Selain uang, pelaku menggondol sejumlah barang berharga berupa handphone (HP) merk Vivo dan perhiasan emas yang nilainya ditaksir lebih dari Rp 13 juta.

Diceritakan Luh Murniati, aksi pencurian diketahui pertama kali sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu, ia meninggalkan rumah pukul 08.30 Wita, untuk menjemput anaknya, Kadek Ranisari, 6 masih duduk di kelas 1 Sekolah Dasar Negeri 5 di Giri Emas.

Sesampainya di rumah, Murniati dibuat kaget ketika melihat pintu dapur di bagian belakang rumah dalam kondisi terbuka. Merasa janggal, korban Murniati bergegas masuk mengecek kamar. Tubuhnya pun langsung gemetaran melihat kamar tidur dalam keadaan acak-acakan.

"Saat masuk kamar, semua pakaian berserakan di lantai. Tangan saya tak terasa, langsung gemetaran saat melihat HP semula dicas dan dompet di atas meja lenyap. Lalu saya cek lagi di dalam almari, ternyata uang tunai Rp 30 juta yang rencananya akan ditabung ke bank, juga  raib," ungkap Murniati, Selasa (3/12) malam.

Saking leluasanya beraksi, pelaku pencurian, sebut Murniati, sempat minum air dalam botol di kulkas yang terletak di dapur. Sebab, air putih dalam botol semula ditaruh di dalam kulkas, pindah tempat di meja.

Selain uang tunai, maling juga menggasak sejumlah perhiasan emas. "Dua gelang seharga Rp 5 juta milik anak-anak, empat kalung emas, anting juga mainan seharga Rp 8 juta ikut lenyap. Belum lagi uang dalam celengan anak-anak. Rumah memang dalam keadaan kosong karena suami berangkat ke Karangasem," imbuhnya dengan nada lirih.

Korban Murniati sempat bertanya kepada sejumlah keluarganya, apakah ada kerabat yang sempat singgah ke rumahnya. Namun, semua tetangganya mengaku tidak tahu. Murniati pun bergegas menghubungi suami dan orangtuanya, sebelum kejadian tersebut dilaporkan ke Mapolsek Sawan.

Kapolsek Sawan Iptu Gusti Alit Murdiasa saat dikonfirmasi, membenarkan aksi pencurian yang menimbulkan kerugian puluhan juta tersebut. "Saat ini, kejadian masih didalami anggota Polsek Sawan," singkat Kapolsek Murdiasa melalui telepon seluler, Selasa (3/12) pagi.

Atas aksi pencurian itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di lingkungan rumah masing-masing. “Kami imbau agar tetap waspada. Masyarakat juga harus ikut mejaga keamanan lingkungan masing-masing,” ucapnya singkat.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia