Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Terlilit Utang Judi Tajen, Warga Sanur Gantung Diri di Rumahnya

06 Desember 2019, 21: 00: 48 WIB | editor : I Putu Suyatra

Terlilit Utang Judi Tajen, Warga Sanur Gantung Diri di Rumahnya

EVAKUASI: Jasd korban gantung diri di Sanur, Denpasar, Bali saat akan dievakuasi. (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Diduga karena terlilit utang judi, seorang warga Jalan Tondano, Sanur, Denpasar, Bali, I Made Suta Ardi Winaya, 52, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Aksinya dilakukan di rumahnya, Jumat (6/12).

Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya menerangkan, Suta pertama kali ditemukan dalam keadaan gantung diri oleh I Kadek Puja, 33,tukang bersih kolam di rumah korban. "Korban pertama kali ditemukan oleh tukang bersih kolam di rumahnya, saat dia datang pada pagi hari hendak membersihkan kolam di rumah tersebut. Saat saksi sampai, gerbang dalam keadaan terkunci. Karena saksi dipercaya oleh korban membawa satu kunci gerbang, maka saksi bisa membuka gerbang tersebut," beber Kompol Wirajaya.

Ketika akan menyalakan mesin pembersih kolam, saksi menengok ke arah dalam rumah dan kaget melihat korban sudah gantung diri dan lidah sudah menjulur. "Saksi berteriak meminta tolong dan memberitahu anaknya atas nama Widia bahwa ayahnya gantung diri," terang Kompol Wirajaya.

Penyebab bunuh dirinya Suta terkuak dari anak korban Ni Putu Ayu Ardani TrisnaDewi, 31. Dua bulan lalu sang ayah (Suta) datang ke rumahnya dan mengutarakan niatnya untuk bunuh diri. "Suta datang ke rumah anaknya dan mengutarakan niatnya untuk bunuh diri disebabkan utangnya yang menumpuk akibat judi sabung ayam (tajen)," ungkap Kompol Wirajaya.

Diketahui juga bahwa Suta ternyata sudah bercerai dengan istrinya sepuluh tahun yang lalu. "Dia (Suta) sudah bercerai dengan istrinya sepuluh tahun yang lalu," ungkap Kompol Wirajaya.

Sementara itu tim identifikasi setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan korban gantung diri dengan tali tambang warna biru, kemudian kepala korban diikat dengan handuk warna merah. Saat ditemukan oleh petugas lidah menjulur dan air mani korban keluar.

Tim BPBD mengevakuasi jenazah korban ke RSUP Sanglah. Dari hasil penelusuran Bali Express (Jawa Pos Group), salah seorang sumber di sekitar rumah korban menuturkan korban merupakan orang yang pendiam. "Dia orang yang pendiam," tutur sumber tersebut. Sumber tersebut tidak tahu banyak kehidupan korban seperti apa.

Hasil olah TKP yang dilakukan Polsek Denpasar Selatan, Suta gantung diri dengan jarak tali ke leher 160 cm, jarak pilar kepada korban 1 meter.

(bx/ris/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia