Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Bikin Harga Tiket Pesawat Mahal, PHRI Dukung Pemecatan Ari Askhara

06 Desember 2019, 22: 30: 43 WIB | editor : Nyoman Suarna

Bikin Harga Tiket Pesawat Mahal, PHRI Dukung Pemecatan Ari Askhara

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Askhara (DOK.JAWA POS)

Share this      

JAKARTA - Sementara itu, pemecatan Ari juga disambut baik oleh kalangan pengusaha. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sekaligus Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengaku senang atas terkuaknya skandal penyelundupan yang berujung pada pemecatan itu. ‘’Terus terang kami dengan adanya pergantian direksi Garuda ini, saya sebagai ketua PHRI di sektor pariwisata, gembira banget,’’ ujarnya ditemui di Kemenko Perekonomian, Jumat (6/12).

Kegembiraan Hariyadi bukannya tanpa alasan. Menurut dia, selama Ari menjabat sebagai dirut Garuda, disebutnya, sering menghambat perusahaan swasta untuk mendistribusikan minyak jenis avtur karena dianggap sebagai kompetitor. Selain itu, harga tiket pesawat yang melambung tinggi juga disebut sebagai permasalahan yang paling utama. ‘’Kami sesalkan saja kok ada upaya yang membuat kompetitif dipersulit. Dia (Ari Askhara) mendikte pasar, sampai Traveloka dipencet sama dia, itu enggak fairlah,’’ lanjutnya.

Haryadi mengatakan, kebijakan yang ditempuh Ari semasa menjabat di maskapai plat merah itu justru membuat persaingan tak kompetitif. Ujung-ujungnya, masyarakat yang dirugikan. Tak hanya harga jual tiket yang jadi melonjak, harga pengiriman barang melalui jasa kargo jadi mahal.

Seperti diketahui, harga tiket pesawat sempat meningkat sangat tinggi pada awal tahun. Hal tersebut berdampak kepada tingkat hunian hotel yang juga ikut anjlok.

‘’Mudah-mudahan ini titik kita membenahi semuanyalah. Karena ini bicaranya tidak hanya pariwisata, tapi berbicara pertumbuhan ekonomi kita juga. Bayangkan bukan hanya penumpang saja kena masalah, kargo pun kena,’’ katanya.

(bx/art/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia