Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Dilantik Serentak, Bupati Artha Minta Perbekel Taat Aturan

06 Desember 2019, 23: 15: 41 WIB | editor : Nyoman Suarna

Dilantik Serentak, Bupati Artha Minta Perbekel Taat Aturan

DILANTIK: 35 Perbekel dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, Jumat (6/12). (FT. GDE RIANTORY/BALI EXPRESS)

Share this      

NEGARA, BALI EXPRESS - Sebanyak 35 calon perbekel terpilih hasil pelaksanaaan Pilkel serentak di Kabupaten Jembrana beberapa waktu lalu, resmi dilantik. Pelantikan dilakukan Bupati Jembrana, I Putu Artha, Jumat (6/12) di GOR Kresna Jvara. Setelah dilantik, mereka akan bertugas selama enam tahun yakni masa bakti 2019 - 2025.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan  Desa, Gede Sujana mengatakan, perbekel yang dilantik saat ini sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Jembrana Nomor 528/DPMD/2019 tanggal 6 Nopember 2019 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Calon Perbekel Terpilih se-Kabupaten Jembrana Masa Jabatan 2019 - 2025. Sebelumnya 35 calon perbekel yang dilantik hari ini, telah resmi ditetapkan pada rapat pleno di tingkat desa sebagai pemenang pilkel dan dituangkan melalui SK BPD pada masing-masing desa.

“Hari ini ada 35 perbekel yang dilantik sesuai  hasil pilkel serentak 23 September lalu. Mereka akan bertugas mulai hari ini (kemarin, Red) dengan masa jabatan 6 tahun ke depan,” ujar Sujana.

Sementara itu Bupati Jembrana, I Putu Artha dalam sambutannya mengajak masyarakat memaknai proses pemilihan perbekel sebagai proses awal mewujudkan cita-cita pembangunan di desa. Yaitu desa yang maju, mandiri dan sejahtera. Kepada perbekel yang baru dilantik, Artha mengingatkan agar menjamin tata kelola pemerintahan desa yang dipimpinnya berjalan baik, akuntabel, transparan, selaras dan searah.

Selain itu juga ditekankan perlunya kordinasi serta sinkronisasi antara pemerintahan desa dengan kabupaten. Artha mencontohkan anggaran desa saat ini, yang mana dengan besarnya anggaran yang turun ke desa akan menjadi perhatian serius berbagai pihak. Karena itu, pihaknya  meminta perbekel terpilih mampu memformulasikan berbagai program agar dilaksanakan sesuai aturan, pedoman maupun petunjuk yang ada. “Sering-seringlah berkonsultasi dan berkordinasi dengan perangkat daerah maupun instansi lainnya, sehingga semua kegiatan didesa tidak sampai menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari,” paparnya.

Secara khusus, Bupati Artha juga mengajak perbekel yang telah dilantik untuk mampu menggali dan mengembangkan berbagai potensi yang ada di desanya masing-masing agar menjadi sumber pendapatan asli desa. Serta pergunakan anggaran desa yang ada sebaik-baiknya, dengan memprioritaskan pada pembangunan infrastruktur yang berorientasi manfaat, peningkatan sumber daya manusia, serta tingkat kebutuhan masyarakat. “Karena itu manfaatkan perencanaan desa sebaik-baiknya, bukan berdasar keinginan pribadi semata, tapi atas kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

(bx/tor/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia