Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Balinese

Pemkab Tabanan Gelar Panglukatan Banyu Pinaruh dan Baruna Astawa

08 Desember 2019, 18: 36: 59 WIB | editor : Nyoman Suarna

Pemkab Tabanan Gelar Panglukatan Banyu Pinaruh dan Baruna Astawa

MELUKAT : Suasana Banyu Pinaruh dan Baruna Astawa Massal di Pantai Kelating, Minggu (8/12). (HUMAS PEMKAB TABANAN FOR BALI EXPRESS)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korda Kabupaten Tabanan, menggelar Panglukatan Massal ke-8 ‘‘Banyu Pinaruh dan Baruna Astawa’’ di Pantai Kelating, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Minggu (8/12).

Tampak ribuan peserta, di antaranya para pelajar tingkat SD, SMP, SMA atau sederajat di Kabupaten Tabanan sangat antusias mengikuti kegiatan yang digelar sehabis hari raya Saraswati ini dengan mendatangi pesisir Pantai Kelating. Tujuannya tiada lain untuk melakukan Panglukatan Banyu Pinaruh dan Baruna Astawa.

Kali ini kegiatan terasa sedikit berbeda, karena sebelumnya kegiatan ini dilaksanakan di Pantai Yeh Gangga. Namun kali ini, panglukatan digelar di Pantai Kelating. Jero Mangku  I Nyoman Sumerta mengatakan, dipilihnya Pantai Kelating sebagai tempat Banyu Pinaruh, karena letaknya strategis dan bisa menampung 2.000 orang.

Jero Mangku Sumerta menyebutkan, makna banyu pinaruh ini adalah untuk menerima kesidian (pengetahuan), mengingat hari raya Saraswati merupakan hari yang dipercaya sebagai turunnya ilmu pengetahuan.

“Banyu adalah air, pinaruh adalah kesidian. Jadi Banyu Pinaruh adalah untuk menerima kesidian karena sebelumnya, hari Sabtu, adalah hari Saraswati yang merupakan hari turunnya ilmu pengetahuan. Makanya di hari minggu inilah terjadi pinunas keweruhan, kesidian yang bertempat di segara,” ujarnya.

Ketua PSN Bali Pinandita Nyoman Parbasana mengucapkan terimakasih kepada semua pihak karena lancarnya kegiatan ini. “Pertama kami mengucapkan terimakasih kepada para sulinggih dan kepada seluruh panitia. Panitia sudah maksimal, meskipun tanpa dana dari pusat, sehingga acara berjalan sesuai dengan harapan kita,” ungkapnya.

Ia berharap, ke depan kegiatan ini mampu dilaksanakan kembali sesuai dengan apa yang telah diprogramkan Pemkab dan PSN. “Tiang juga matur suksma banget kepada masyarakat Kelating karena sudah membantu menyediakan tempat. Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan kembali di sini,” sambungnya.

Sementara Camat Kerambitan Ngurah Darma Ariantha selaku wakil Pemkab Tabanan mengatakan, Bupati Tabanan sangat menyambut baik kegiatan ini dan mudah-mudahan memberi makna bagi kita semua. Ia mengimbau kepada seluruh peserta agar membersihkan sampah yang dihasilkan saat kegiatan, sehingga tidak meninggalkan kesan yang tidak baik.

Kegiatan Panglukatan Massal ke-8 “Banyu Pinaruh dan Baruna Astawa” di Pantai Kelating, Desa Kelating, Kerambitan dipuput Ida Pandita Mpu Tri Daksa Natha dari Grya Tabanan beserta empat sulinggih lainnya, yakni sulinggih dari Grya Kemoning, Grya Seronggo, Grya Mandung dan Grya Penarukan.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia