Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Sebulan Diburu, Wanita Pencuri Motor Ditangkap Polsek Baturiti

08 Desember 2019, 19: 34: 50 WIB | editor : Nyoman Suarna

Sebulan Diburu, Wanita Pencuri Motor Ditangkap Polsek Baturiti

CURANMOR : Pelaku dan barang bukti saat diamankan di Mapolsek Baturiti, Minggu (8/12). (ISTIMEWA)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Seorang wanita paruh baya nekat mencuri sebuah sepeda motor saat pemiliknya sedang asyik berkebun. Namun pelariannya selama hampir satu bulan berhasil diungkap jajaran Polsek Baturiti, Minggu (8/12).

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa itu terjadi, Sabtu tanggal 7 Nopember 2019. Saat itu, sekitar pukul 15.00 Wita, korban Putu Darsana, 22, warga Banjar Lalanglinggah, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng memarkir sepeda motor Honda Vario berwarna hitam dengan nomor polisi DK 6327 UJ di  areal Parkir Pondok Pondanu yang berlokasi di Banjar Kembang Merta, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan.

Kemudian korban melakukan aktivitas sehari - hari menuju kebun untuk bertani. Namun sekitar pukul 18.30 Wita, saat kembali dari kebun, korban kaget karena sepeda motor miliknya tidak ada di tempatnya. Korban sempat mencari, tetapi tidak ditemukan. Atas kejadian tersebut, korban pun melapor ke Polsek Baturiti.

Kapolsek Baturiti Kompol I Nengah Sudiarta membenarkan perihal pengungkapan tersebut. Ia menyebutkan, setelah menerima laporan, pihaknya kemudian melakukan olah TKP serta menggali informasi di TKP.  Hasil penyelidikan tertuju pada seorang wanita bernama Luh Putu Suryati, 42, asal Banjar Kuwum, Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. 

"Kemudian pada hari Minggu (8/12) sekitar pukul 13.00 Wita, Unit Reskrim  Polsek Baturiti berhasil menemukan dan mengamankan pelaku," tegasnya.

Pelaku diamankan ke Mapolsek Baturiti bersama barang bukti berupa sepeda motor Honda Vario, warna hitam DK 6327 UJ yang plat nomornya sudah diganti menjadi DK 3205 VB. "Dan dari hasil interogasi, pelaku mengakui segala perbuatannya," imbuhnya.

Pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai petani ini mengaku, nekat mencuri sepeda motor karena sepeda motor miliknya tengah digadaikan sehingga ia mencuri sepeda motor untuk digunakan beraktivitas sehari-hari. Saat melintas di TKP, akunya, munculnya niat pelaku untuk membawa kabur sepeda motor korban. "Sepeda motor pelaku ini digadaikan sehingga ia mencuri sepeda motor untuk ia gunakan sendiri," tandasnya. 

Akibat perbuatannya pelaku diancam Pasal 362 KUHP tentang curanmor dengan ancamam hukuman 5 tahun penjara.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia