Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Balinese

Selain Obat, di Pura Tamba Waras Juga untuk Mohon Jodoh dan Keturunan

09 Desember 2019, 11: 44: 33 WIB | editor : I Putu Suyatra

Selain Obat, di Pura Tamba Waras Juga untuk Mohon Jodoh dan Keturunan

GENAH MELUKAT: Tempat melukat di Pura Tamba Waras, Tabanan. (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Selain tempat memohon obat, Pura Luhur Tamba Waras terletak di sebelah selatan Gunung Batukaru, tepatnya di Desa Sangketan, Penebel, Tabanan, Bali, ternyata juga menjadi referensi bagi banyak pemedek untuk memohon sesuatu. Dan yang paling dikenal masyarakat yakni sebagai tempat untuk memohon jodoh dan keturunan.

Humas Pura Luhur Tamba Waras, I Nyoman Widana saat diwawancara tahun 2016 silam, mengungkapkan, keyakinan tersebut memang muncul sejak lama. Tak heran, selain dikenal sebagai tempat memohon obat, baik itu jenis obat yang diminum, dan obat urut. Pura yang berada di ketinggian 725 meter dari permukaan laut itu, juga menjadi tempat memohon jodoh.

“Jadi selain untuk memohon obat, yang kalau digolongkan jadi dua jenis, obat minum dan obat urut. Di pura ini juga menjadi lokasi untuk memohon jodoh,” ucapnya.

Sementara itu, Jero Mangku Gede Pura Tamba Waras, I Putu Wijaya Kusuma saat diwawancarai 2016 silam menambahkan, beberapa waktu lalu sebuah jenis obat juga berhasil dibuat yang berupa air. Dikatakan sekitar setahun lalu, atau menjelang pujawali yang jatuh pada Buda Umanis Perangbakat, ada pawuwus (petunjuk) untuk membangun Beji Penglukatan Satpa Gangga. Pembangunan diawali dengan ritual nyanjan atau bertanya kepada orang pintar.

“Ketika itu Jero Dasaran kerauhan dan berjalan ke arah selatan pura untuk menentukan letak Beji Penglukatan Sapta Gangga itu. Hingga akhirnya ditentukan lokasi saat ini,” ujarnya.

Di Beji Penglukatan Sapta Gangga itu, terdapat tujuh buah pancoran (air mancur) yang berjejer dari timur ke barat. Masing-masing pancaran itu bernama Sanjiwani, Kamandalu, Kundalini, Pawitra, Maha Pawitra, Pasupati, dan Pengurip.

Namun saat ini ketujuh pancaran tersebut belum mengeluarkan air. Lantaran debit dari sumber air sangat kecil. Namun setelah nanti sumber mata air sudah mengalir ke ketujuh pancoran tersebut. Maka selain bisa memohon obat, pemedek sekaligus juga bisa melukat di Pura Tamba Waras. 

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia