Rabu, 26 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Warga Batudawa Tunggu Bantuan Kementan, Berharap Air Bersih

09 Desember 2019, 19: 59: 58 WIB | editor : Nyoman Suarna

Warga Batudawa Tunggu Bantuan Kementan, Berharap Air Bersih

BANTUAN: Warga Batudawa, Desa Tulamben harus mengangkut air bersih tiap hari. Warga menunggu bantuan penampungan dan pipa saluran sumur bor dari Kementan. (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Warga Banjar Batudawa, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu sudah lama menginginkan air bersih dari sumur bor setempat dapat disuplai ke rumah-rumah warga, terutama warga di bagian atas. Terlebih musim kering membuat warga kesulitan mendapat air bersih.

Di wilayah Banjar Adat Tukadabu, Dusun Batudawa Kelod sebetulnya sudah ada dua sumur bor. Persoalannya kini hanyalah cara warga memperoleh airnya. Pasalnya, warga belum bisa menaikkan air tersebut karena terkendala penampungan dan jaringan pipa.

Kabarnya, Kementerian Pertanian (Kementan) akan membantu warga Batudawa mendapatkan air tersebut. Pada 2020 direncanakan bakal dibangun satu bak penampungan besar, termasuk instalasi pipa. Jika terpenuhi, air dapat disuplai ke rumah warga. Bahkan mampu menyuplai air hingga Banjar Batudawa Kaja.

Anggota DPRD Karangasem I Wayan Dikep membenarkan, tim survei Kementerian Pertanian sempat meninjau lokasi. Atas permintaan warga, Dikep telah memohon ke pemerintah pusat dan berharap bantuan itu terealisasi tahun depan.

"Saya sudah berusaha memohon bantuan ke pusat. Kami meminta untuk dibikinkan penampungan dan pipanisasi. Kami di Batudawa punya sumur bor. Itulah yang akan diangkat, kemudian baru akan didistribusikan ke rumah penduduk Batudawa Kelod sampai Kaja," jelas Dikep, Senin (9/12).

Dia menjelaskan, dua sumur bor itu sudah ada sejak lama. Namun Dikep enggan memastikan pasti tahunnya. Dua sumur yang ada, masing-masing sudah dimanfaatkan oleh PDAM Karangasem dan desa adat.

Yang dikelola desa adat akan dimaksimalkan lagi dengan pemasangan pompa dan pembuatan penampungan. Sebab air baru bisa dialirkan di sekitarnya saja. Di sisi lain, warga Batudawa Kelod yang bisa dijangkau pipa PDAM, saat ini sudah bisa mendapatkan air.

Kata politisi asli Batudawa, Tulamben ini, bantuan pompa dari pemerintah pusat sudah diserahkan beberapa waktu lalu. Kini warga tinggal menunggu bantuan penampungan dan jaringan pipa. "Setelah itu, air bisa disalurkan," imbuhnya.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia