Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Bupati Karangasem Kecewa, Pembangunan Puskesmas Selat Asal-asalan

09 Desember 2019, 20: 15: 25 WIB | editor : Nyoman Suarna

Bupati Karangasem Kecewa,  Pembangunan Puskesmas Selat Asal-asalan

SIDAK: Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Wakil I Wayan Artha Dipa sidak pembangunan Puskesmas Selat, Senin (9/12) pagi. (AGUS EKA PURNA NEGARA/BALI EXPRESS)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Masyarakat Selat, Karangasem mestinya siap mendapat layanan kesehatan memadai dalam waktu dekat ini. Namun pemerintah pesimis hal itu bisa terwujud. Sebab penyelesaian gedung dikhawatirkan tidak sesuai rencana, karena masih ada pekerjaan yang belum tuntas.

Rekanan harus menyelesaikan proyek tersebut, Kamis (12/12). Sisa waktu tiga hari ini, kontraktor mengaku progres pembangunan sudah mencapai 97 persen. Kendati begitu, faktanya masih banyak bagian konstruksi yang dikerjakan tidak sesuai rencana dan terkesan asal-asalan. Bahkan pemasangan keramik di sebagian ruangan belum tuntas.

Terkait masalah ini, Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa mendatangi lokasi proyek, Senin (9/12) pagi. Pemerintah ingin memastikan proyek yang menelan dana Rp 4,5 miliar itu diselesaikan tepat waktu, tanpa mengurangi kualitas.

"Kami tidak ingin pengerjaannya mengurangi kualitas. Kami ingin tepat waktu. Ternyata masih banyak yang belum dituntaskan. Kontraktor mengaku mampu menyelesaikannya. Semoga bisa diselesaikan tanpa mengurangi kualitas,” ujar Sumatri.

Sumatri dan Artha Dipa menyoroti masih banyak bagian konstruksi tampak mencolok. Beberapa pengerjaannya dinilai kurang rapi. Seperti pemasangan kusen pintu yang tidak rapat dengan besi penyangga tembok. Ironis lagi, bagian yang jomplang di bagian sisi kusen, justru ditutup triplek. 

Kontraktor kini tengah menyelesaikan tembok pagar. Pekerjaan itu, diakui, hanya butuh waktu sebentar. Para pekerja juga masih mengerjakan lantai basement, dan beberapa ruangan masih dalam proses penyelesaian akhir.

“Kami meminta pemborong bisa segera memperbaiki kusen. Kalau dilihat kualitasnya seperti ini, maka tidak bisa bertahan lama dan pasti akan cepat rusak. Apalagi pemasangannya seperti itu. Ini harus segera ditindaklanjuti," tegas Wakil Bupati Wayan Artha Dipa. 

Sementara itu, Kepala Puskesmas Selat Lanang Udiyana menegaskan, pihaknya berusaha menekan kontraktor mempercepat pengerjaan, sehingga persiapan jelang pengoperasian Puskesmas tidak terlalu mepet. Terlebih masih ada sarana penunjang yang mesti ditambah.

Kata Lanang, ada beberapa sarana yang belum terpenuhi. Dia menegaskan, sarana yang dibutuhkan telah dianggarkan pada 2020, seperti pengadaan kasur.

"Yang kami miliki ada 14 kasur untuk layanan rawat inap dewasa. Ada tiga kasur layanan rawat inap anak, empat kasur di ruang persalinan, dan empat kasur di layanan UGD. Kami optimis 2020 Puskesmas sudah siap beroperasi. Peresmiannya 26 Desember 2019 ini," pungkas Lanang

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia