Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Komisi III Sidak Proyek Balai Budaya Denpasar

09 Desember 2019, 22: 45: 53 WIB | editor : Nyoman Suarna

Komisi III Sidak Proyek Balai Budaya Denpasar

SIDAK: Komisi III DPRD Denpasar melaksanakan sidak proyek pembangunan tahap III Balai Budaya di Lumintang Denpasar, Senin (9/12). (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Komisi III DPRD Denpasar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek Balai Budaya Denpasar, Senin (9/12). Sidak ini dilakukan untuk mengecek proyek yang menghabiskan dana sekitar Rp 48 miliar ini bisa tuntas tepat waktu sesuai target, yakni pada 18 Desember 2019 mendatang.

Anggota Komisi III DPRD Denpasar I Ketut Budiarta saat sidak menemukan sejumlah pekerjaan di proyek balai budaya yang belum tuntas. "Saya melihat sekilas pekerjaan sudah bagus, tetapi banyak pekerjaan kecil yang belum selesai. Terlebih saya lihat tukang juga tidak terlalu banyak. Mengingat waktu tinggal seminggu lagi, apa mampu menyelesaiakan tepat waktu," tanya Budiarta.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi III DPRD Denpasar Eko Supriadi. Dia mengatakan, dana yang dihabiskan untuk pembangunan balai budaya ini cukup besar. Bahkan untuk tahap III atau finishing saja, membutuhkan dana hingga Rp 48 miliar. Untuk itu, diharapkan agar pengerjaan jangan sampai asal-asalan.

"Mengingat dana yang dihabiskan untuk pembangunan tahap III ini cukup besar, senilai Rp 48 miliar, maka proyeknya jangan sampai asal-asalan. Apalagi waktu yang singkat ini, kami sih melihat banyak pekerjaan yang belum selesai. Jangan sampai pekerjaan yang kecil-kecil tidak terselesaikan. Bila perlu tambah lagi pekerjanya," ujarnya.

Saat sidak Senin (9/12), jajaran komisi III Denpasar terlihat memantau lantai per lantai gedung Balai Budaya Denpasar. Mulai dari basement, lobi, lantai satu dan lantai dua. Pada pemantauan tersebut memang terlihat pekerja masih melakukan pekerjaan di lantai satu dan dua. Bahkan masih banyak pekerjaan yang terlihat belum terselesaikan dengan sempurna.

Dikonfirmasi terkait adanya kekhawatiran akan molornya proyek pembangunan itu, Kepala Dinas PUPR I Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta mengaku optimis pekerjaan akan selesai tepat waktu. Dikatakannya, sesuai target, proyek tahap III ini harus selesai pada 18 Desember 2019. "Sekarang pengerjaannya sudah 99,1 persen. Astungkara bisa selesai tepat waktu," ujarnya.

Mantan Asisten II Setda Kota Denpasar ini mengatakan, kalau seandainya terjadi keterlambatan, maka sesuai mekanisme akan dikenakan sanksi berupa penalti.

"Kalau terlambat, ya sesuai mekanisme akan ada penalti. Tetapi kami usahakan sampai 18 Desember 2019 sudah tuntas. Sekarang sudah pembersihan," ujarnya.

Ditanya waktu yang mepet, dan masih banyak pekerjaan yang belum terselesaikan, pihaknya mengaku sudah meminta kontraktor pelaksana untuk menambah tenaga kerja dan menambah jam kerja. "Sebenarnya ini sudah mulai proses pembersihan, kami dari DPUPR tetap optimis bisa selesai tepat waktu," jelasnya.

(bx/bay/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia