Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Sempat Jadi Pasien Telantar, Jenazah Siubau belum Diambil Keluarganya

10 Desember 2019, 18: 49: 23 WIB | editor : Nyoman Suarna

Sempat Jadi Pasien Telantar, Jenazah Siubau belum Diambil Keluarganya

MENINGGAL : Gusti Ngurah Pogog atau yang lebih dikenal dengan nama Siubau meninggal dunia. (ISTIMEWA)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS – Seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) Gusti Ngurah Pogog atau lebih dikenal dengan sebutan Siubau meninggal dunia Senin (9/12). Pria yang tidak pernah absen menonton setiap ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) itu tinggal tidak menetap di seputaran Batubulan, tetapi pria yang sering memakai banyak baju ini aslinya berasal dari Jembrana. Saat ini jenazahnya masih dititipkan di kamar jenazah Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar dan belum diambil pihak keluarga.

Saat koran ini mencari informasi ke ruang jenazah RS Sanjiwani, jenazah Siubau dikatakan sudah sehari dititip di sana oleh pihak penanggung jawab. “Tanggal masuk ke sini pukul 12.45, Senin (9/12) yang dititipkan oleh penanggungjawabnya bernama Ari Joni,” jelas salah satu petugas kamar jenazah yang enggan dikorankan namanya, seizin Humas RS Sanjiwani Anak Agung Gede Parwata, Selasa (10/12).

Ia menyampaikan bahwa pihak keluarga sampai saat ini belum sempat datang sehingga pihak rumah sakit tidak tahu kapan jenazah Siubau akan diambil dan diupacarai. “Baru sehari dititip di sini. Kami tidak tahu apakah pihak keluarga sudah sempat ke sini apa belum. Hanya penanggungjawabnya, Ari Joni yang sempat kemari,” imbuhnya.

Siubau dikenal sebagai sosok yang gemar menonton pentas kesenian, sehingga setiap ajang PKB, dia tak pernah absen di areal panggung Art Centre Denpasar. Yang menonjol, Siubau selalu menggunakan banyak pakaian. Bahkan baju yang dipergunakannya menonton di setiap panggung berganti-ganti dalam hari yang sama.

Sesuai informasi yang dihimpun, sebelum dinyatakan meninggal dunia, Siubau mengalami sakit dan dikatakan pasien terlantar di Rumah Sakit Ganesha, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Gianyar. Ia pun sempat dirujuk ke RS Sanjiwani, dan dinyatakan meninggal dunia akibat dari sakit yang dideritanya tersebut.

Sedangkan pantauan koran ini, pria asal Banjar Anggasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Jembrana itu sempat jalan kaki di seputaran Desa Celuk, Sukawati tiga hari lalu.  Meski termasuk ODGJ, sosok Siubau dikenal dari kalangan muda dan seniman yang sering pentas di PKB. Bahkan dari sekian ODGJ yang ada, ia belum pernah sampai meresahkan masyarakat.

(bx/ade/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia