Jumat, 24 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Rem Blong, Truk Seruduk Plang Petunjuk Arah di Padangbai

10 Desember 2019, 19: 38: 49 WIB | editor : Nyoman Suarna

Rem Blong, Truk Seruduk Plang Petunjuk Arah di Padangbai

SERUDUK PLANG: Truk yang dikemudikan Suwarno, 57, baru berhenti di warung pinggir jalan menuju Pelabuhan Padangbai, setelah menyeruduk plang petunjuk arah, Selasa (10/12) pagi. (ISTIMEWA)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Suwarno, 57, harus lebih teliti mengecek semua komponen kendaraan sebelum bepergian. Apalagi hendak mengendarai truk besar bermuatan barang-barang. Sebab sopir asal Desa Lateng, Banyuwangi, Jawa Timur itu menyeruduk plang petunjuk arah di kawasan Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem, Selasa (10/12).

Peristiwa nahas yang dialami pria renta tersebut dipicu rem blong. Suwarno pun harus menderita luka di bagian kaki dan kepala. Beruntung truk bermuatan perlengkapan rumah tangga dan furniture itu tidak memakan korban jiwa.

Informasi di lapangan, antrean di sepanjang jalur menuju dermaga begitu padat sejak pukul 04.00. Maklum ada perbaikan di dermaga 1 sehingga kendaraan yang keluar Bali hanya melalui satu dermaga yang lain secara bergiliran.

Suwarno, salah satu di antara antrean tersebut. Beberapa saat menunggu hingga pukul 06.30, antrean lama-lama berkurang. Truk bernomor plat N 8002 US itu melaju. Keringat dingin langsung mengucur deras dari kening Suwarno ketika mengetahui rem tak berfungsi.

Dia berusaha tenang sambil mengendalikan laju kendaraannya. Jalan dari arah utara menuju pelabuhan juga menurun. Suwarno kesulitan melakukan pemberhentian mulus. Dia berusaha banting setir ke kanan, namun gagal karena banyak kendaraan. 

"Pada saat mengambil jalur kanan, datang beberapa truk keluar dari pelabuhan. Korban banting setir ke kiri dan menyerempet truk yang disalip, lalu menabrak tiang petunjuk jalan dan pohon kamboja di kiri jalan," tutur Kapolsek Kawasan Pelabuhan Padangbai Kompol I Wayan Subrata.

Semua pengemudi yang antre menuju pintu masuk dermaga, kaget mendengar suara benturan keras. Ketika diketahui ada kecelakaan, para sopir dan warga setempat berbondong menolong Suwarno. Beruntung, Suwarno masih bisa duduk dan bernapas. Namun sial nasibnya karena harus menanggung rugi Rp 15 juta.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia