Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Ruang Disabilitas untuk Berkreasi di Lumintang

14 Desember 2019, 18: 35: 39 WIB | editor : I Putu Suyatra

Ruang Disabilitas untuk Berkreasi di Lumintang

BERKUMPUL: Para penyandang disabilitas berkumpul di parkir timur Lapangan Lumintang dalam peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) dan Hari Disabilitas Nasional. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Puluhan penyandang disabilitas berkumpul di parkir timur Lapangan Lumintang, Jumat (13/12) untuk memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) pada 20 Desember mendatang dan Hari Disabilitas Internasional (HDI) pada 3 Desember. Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam merangkul kebersamaan kesetiakawanan dari masyarakat umum hingga disabilitas berlangsung dari tanggal 13-15 Desember 2019.

Ketua Panitia acara, Gede Sandi menjelaskan kegiatan yang diikuti 87 yayasan sosial se-Kota Denpasar ini untuk mendorong semangat solidaritas menuju Indonesia yang ramah disabilitas. Dengan menjamin kelangsungan hidup warga negara termasuk penyandang disabilitas yang memiliki potensi unggul dan mempunyai hak asasi yang sama sebagai warga negara.

"Rangkaiannya sudah mulai dari tanggal 1 Desember 2019 melalui kegiatan Run for Charity yang diadakan di acara Car Free Day (CFD) Renon. Untuk hari ini kegiatan dibuka dengan jalan sehat, lomba tarik tambang, makan kerupuk, lomba kursi roda, lomba cipta dan baca puisi, serta lomba karaoke," ujar Sandi.

Lanjut Sandi, berbagai lomba diadakan untuk penyandang disabilitas sebagai motivasi dan penyemangat, bahwa mereka sama dengan orang-orang normal. Ada kelebihan yang mereka punya. "Seperti tadi kita lihat ada yang bisa menyanyi walaupun tunanetra, membaca puisi, dan juga lomba tarik tambang meskipun ada dibantu dengan menggunakan kaki namun mereka tetap mempunyai semangat," ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Denpasar, Yudiani Putri di sela acara menyampaikan terselenggaranya acara ini murni dari swadaya forum Komunikasi Lembaga Kesejahteraan sosial (FKLKS) yang merupakan perkumpulan seluruh yayasan sosial yang baru ada di Kota Denpasar saja serta dukungan dari Dinas Sosial.

"Kegiatan tahunan ini  untuk memberi kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berkreasi dengan adanya stand kuliner dari penyandang disabilitas tuli serta pijat tunanetra," katanya.

Pihaknya sengaja memilih lokasi di tempat terbuka agar bisa mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa mereka diberikan ruang yang sama dengan masyarakat umum lainnya dan juga untuk menumbuhkan rasa empati. Sejak dari tahun 2009 berbagai kegiatan diadakan Dinas Sosial, salah satunya pergelaran drama musikal yang melibatkan penyandang disabilitas se-Kota Denpasar.

(bx/bay/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia