Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Cari Tempat Berteduh, Buruh Kesetrum Listrik di Bangli

14 Desember 2019, 19: 53: 59 WIB | editor : I Putu Suyatra

Cari Tempat Berteduh, Buruh Kesetrum Listrik di Bangli

TKP: TKP buruh tewas akibat tersengat listrik di Banjar Kikian, Desa SUlahan, Susut, Bangli, Bali, Sabtu (14/12). (ISTIMEWA)

Share this      

BANGLI, BALI EXPRESS- Kasus orang tewas kesetrum listrik kembali terjadi di Bangli. Seorang buruh bangunan, Ni Wayan Supat, 50, asal Banjar Kikian, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli, Bali, tewas kesetrum listrik wilayah di Banjar Nyalian, Kelurahan Kawan, Bangli, Sabtu (14/12) sekitar pukul 14.30.

Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi menerangkan, kejadian berawal ketika turun hujan deras disertai angin kencang. Korban yang tengah bekerja pada proyek jalan setapak memilih berteduh di salah satu bangunan timur proyek. Koban berteduh bersama tiga orang rekannya. Salah satunya diketahui bernama I Komang Adi Putra,33. Sekitar 15 menit berteduh, terjadi pohon tumbang menimpa kabel penerangan jalan di sekitar buruh tersebut berteduh.

Mereka yang merasa khawatir, satu per satu lari mencari tempat lebih aman. Nahas,  saat korban lari menyusul rekan-rekannya malah terpeleset. Secara tidak sengaja memegang kabel penerangan jalan yang posisinya rendah karena tertimpa dahan pohon. Korban kesetrum. “Korban kejang kurang lebih hingga 5 menit sampai tidak bergerak dan tidak tidak sadarkan diri,” ujar Sulhadi.

Rekannya yang melihat kejadian itu tidak berani langsung melakukan upaya pertolongan.  Mereka tidak berani mendekat karena hujan lebat dan kabel rendah itu masih teraliri listrik. Sejumlah buruh ini akhirnya meminta pertolongan warga sekitar dan menghubungi pihak kepolisian. Saat dievakuasi, korban telah meninggal dunia. “Diduga meninggal dunia akibat kecelakaan tersengat arus listrik,” terang Sulhadi.

Warga tewas kesetrum listrk juga terjadi Kamis (12/12) sekitar pukul 07.40. Korbannya  I Made Terpi,60, asal Desa Lembean, Kecamatan Kintamani, Bangli. Ia tewas kesetrum listrik saat memangkas pohon jaka (enau) di tegalan milik I Nyoman Kardita,31, di Desa Lembean.

Petaka berawal ketika korban memanjat jaka dan memotong dahannya. Tanpa disadarinya mengenai kabel listrik yang melintang di pohon tersebut. Korban kesetrum hingga tewas. Dalam kondisi tak bernyawa, Terpi sempat tersangkut di pohon dengan ketinggian sekitar 10 meter itu.

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia