Selasa, 18 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Divonis 12 Tahun, Pengacara dan Kerabat Sudikerta Sebut Tak Masuk Akal

20 Desember 2019, 19: 11: 07 WIB | editor : I Putu Suyatra

Divonis 12 Tahun, Pengacara Kerabat Sudikerta Sebut Tak Masuk Akal

I Nyoman Darmada (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Pengunjung sidang mantan wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta  tiba-tiba tersentak setelah mendengar ketua majelis hakim, Esthar Oktavi SH, menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara  dan denda Rp 5 miliar, subsider 4 bulan kurungan dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jumat (20/12/19)

Para pengunjung sidang yang notabene keluarga, kerabat dan koleha  mantan Ketua DPD Golkar Bali itu,  tak menyangka majelis hakim akan menjatuh pidana seberat itu.  Di antara mereka ada mengumpat serapah atas putusan itu.  Mereka menilai tindak pidana yang dilakukan Sudikerta  tidak masuk dalam ranah kasus korupsi.

“Ini putusan yang tidak benar,  hukumannya lebih berat dari pembunuh dan pelaku korupsi,” sungut salah seorang kerabat Sudikerta.

Di pihak lain kuasa hukum Sudikerta, I Nyoman Darmada sedikit menyidir akan putusan yang dijtuhkan Esthar dkk itu. Dengan nada sedikit melo, dia menyebutkan kalau  hakim sudah sangat bijak dalam mengeluarkan putusan, namun tidak mempertimbangkan  fakta-fakta  yang ada di persidangan.

Pengacara yang selalu berpenampilan perlente ini mengaku shock  berat dengan putusan yang ditimpakan majelis hakim  terhadap kliennya.  Bathinnya serasa bergejolak, karena dia tidak pernah menyangka  majelis hakim akan mengeluarkan putusan seberat itu.

“Ini putusan yang aneh  dan sangat tidak masuk akal. Saya katakan aneh karena perbuatan tidak pidana pencucian uang yang dilakukan Bapak Sudikerta tidak bisa dibuktikan dipersidangan,” ucap Darmada dengan wajah memerah dan mata sedikit berkaca-kaca.

(bx/hai/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia