Rabu, 26 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Terdakwa Pelanggar Perda Sampah di Buleleng Diganjar Denda

08 Januari 2020, 22: 41: 18 WIB | editor : Nyoman Suarna

Terdakwa Pelanggar Perda Sampah di Buleleng Diganjar Denda

SIDANG TIPIRING: Terdakwa pelanggar Perda Sampah menjalani sidang di PN Singaraja pada Rabu (8/1) siang. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Pengadilan Negeri (PN) Singaraja kembali memvonis tiga orang terdakwa yang membuang sampah sembarangan. Mereka terbukti melanggar Perda Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah di Buleleng. Ketiganya dikenakan hukuman tindak pidana ringan (tipiring) dengan besaran denda Rp 250 ribu rupiah atau kurungan selama lima hari.

Sidang yang dipimpin hakim tunggal Mayasari Oktavia dilangsungkan di ruang Cakra, PN Singaraja, Rabu (8/1). Ketiga terdakwa di antaranya, Sumiatun asal Kampung Kajanan, Abdul Aziz Asal Kampung Baru, dan Iqbal Samsani asal Seririt. Mereka secara sah dinyatakan melanggar Pasal 19 huruf a Perda Nomor 1 Tahun 2013 yang telah diperbaharui dengan Perda Nomor 6 Tahun 2018. Pernyataan tersebut didukung dengan pengakuan para saksi dan diperkuat dengan barang bukti yang dibawa langsung saat persidangan serta berupa foto.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Buleleng Dewa Made Sumardana menjelaskan, terdakwa Sumiatun dan Abdul Aziz sama-sama berprofesi sebagai pedagang. Keduanya ditangkap pada operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Satpol PP Buleleng di sekitaran Jalan Diponegoro.

Sumiatun ditangkap petugas sekitar pukul 22.15 saat hendak membuang sampah sembarangan. Tidak berselang lama sekitar pukul 22.45, giliran terdakwa Abdul Aziz juga tertangkap basah di pintu masuk sebelah selatan sekitaran Jalan Diponogoro. “Jadi mereka ini membuang sampah ketika pulang dari berdagang,” ujarnya.

Sedangkan Iqbal Smsani, salah satu terdakwa yang tertangkap di wilayah Seririt, beraksi di jembatan menuju Desa Lokapaksa pada 6 Desember 2019 silam. Iqbal kala itu bermaksud membuang sampah bekas dagangannya setelah selesai berjualan. Saat itulah petugas Satpol PP dengan sigap menciduknya.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia