Selasa, 25 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Usai Berwisata ke Air Terjun Sekumpul, Bule Belanda Tewas

10 Januari 2020, 21: 19: 41 WIB | editor : Nyoman Suarna

Usai Berwisata ke Air Terjun Sekumpul, Bule Belanda Tewas

TUNGGU: Nikkel Johanes Arrend bersama salah seorang anggota polisi saat menunggu jasad sang ayah Nikkels Frederik H di RS Pratama Giri Emas, Sawan. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Usai berwisata ke air terjun Sekumpul, Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan dengan berjalan kaki, seorang wisatawa asal Belanda bernama Nikkels Frederik H, 61, meregang nyawa, Jumat (10/1), pukul 16.30 Wita. Korban diduga mengalami serangan jantung saat berwisata, hingga tumbang dan dinyatakan meninggal dunia di RS Pratama Giri Emas, Sawan.

Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya, saat dikonfirmasi, Jumat petang menjelaskan, korban datang ke Air Terjun Sekumpul bersama putranya, Nikkel Johanes Arrend, 29. Keduanya datang dari Ubud, Gianyar dengan mengendarai sepeda motor masing-masing.

Keduanya sampai di Sekumpul sekira pukul 13.30 Wita. Mereka lantas turun ke lokasi untuk menikmati indahnya air terjun dengan berjalan kaki sepanjang ratusan meter menyusuri ribuan anak tangga. Sekira pukul 14.30, keduanya yang dikawal pemandu wisata lokal, langsung memutuskan untuk balik menuju parkiran.

Namun, sesampainya di parkiran restoran milik Gede Suarba, korban pingsan. Warga setempat yang melihat korban tak berdaya, bergegas menolong korban. Bahkan, korban sempat diberikan nafas buatan oleh warga setempat.

Karena kondisinya kian parah, korban lantas dibawa ke Rumah Sakit Pratama Giri Emas, Kecamatan Sawan. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis. “Korban dinyatakan meninggal dalam perjananan menuju RS,” ujar Iptu Sumarjaya.

Dari hasil pemeriksaan medis, lanjutnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, termasuk tidak ada reflex pupil, kornea dan tidak ada muntah. “Memang dari keterangan anaknya, korban sempat menjalani operasi jantung di Belanda dua tahun lalu,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban masih berada di RS Pratama  Giri Emas. Anak korban tengah berkoordinasi  dengan keluarganya di Belanda. Termasuk berkoordinasi dengan pihak kedutaan untuk pemulangan jenazah ke negara asalnya.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia