Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Kecelakaan di Singapadu, Pegawai Dishub Denpasar Tewas di Tempat

13 Januari 2020, 18: 50: 38 WIB | editor : Nyoman Suarna

Kecelakaan di Singapadu, Pegawai Dishub Denpasar Tewas di Tempat

EVAKUASI : Jenazah korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Kutri, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati dievakuasi IGD RS Ganesha Celuk, Senin (13/1). (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Kutri, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Senin (13/1). Korban, I Made Puspawan, yang merupakan tenaga kontrak di Dinas Perhubungan Kota Denpasar meninggal di tempat setelah terjatuh dan ditabrak oleh pengendara  dari arah berlawanan. Saat ini jenazah korban telah dipulangkan ke kampungnya di Desa Batur Selatan, Kintamani untuk dikubur. 

Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 08.00 korban Puspawan datang dari arah utara, bersamaan dengan hujan mengguyur wilayah tersebut. Saat itu ia berniat menyalip kendaraan di depannya. Namun saat di lokasi kejadian, ia ngerem mendadak karena di depannya ada tikungan. Saat mengerem, sepeda motor plat merah DK 3190 A itu terjatuh ke sebelah barat. 

Apes bagi Puspawan, saat terjatuh, ia ditabrak oleh pengendara  sepeda motor  I Made Putu Dirga Alit asal Karangasem dengan nomor polisi DK 5172 SU dari arah selatan. Puspawan tergeletak di badan jalan dengan kondisi sudah meninggal dunia. Selanjutnya jasadnya dibawa ke Rumah Sakit Ganesha, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan saat ditemui di RS Ganesha mengaku kehilangan atas tewasnya Puspawan. "Puspawan merupakan tenaga kontrak kami di Dishub Kota Denpasar sejak delapan tahun lalu. Bertugas di UPT Transportasi Darat teknis trafic ligh, dan dedikasinya sangat bagus," jelasnya. 

Ia menjelaskan, Puspawan tinggal di rumah kontrakan di Kecamatan Sukawati. Sebelum kecelakaan, Puspawan sempat mengantar anaknya sekolah dan akan berangkat ke kantornya di daerah Lumintang, Denpasar dengan melewati Jalan Raya Kutri, Desa Singapadu. "Selama bekerja, dedikasinya sangat baik. Hal  itu terbukti saat kejadian. Walaupun  hujan, dia tetap komit menjalankan tugas. Saat ini kami bantu pemulangan jenazah sampai proses penguburan di kampungnya," imbuh Sriawan. 

Ditambahkan, Puspawan meninggal dunia dengan kondisi tulang rusuk di dada sebelah kanannya remuk. Kemungkinan hal tersebut membuat jantungnya berhenti bekerja dan meninggal dunia. Jasad Puspawan akan dikubur di kuburan Desa Batur Selatan, langsung datang dari RS Ganesha tanpa dipulangkan terbelih dahulu ke rumahnya, karena di desa setempat sedang dilakukan Karya Agung. Ia meninggalkan seorang istri dan dua anak.

Kapolsek Sukawati AKP Suryadi, saat ditemui, membenarkan kecelakaan lalu lintas  di Jalan Raya Kutri yang menimbulkan korban jiwa. Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu telah diamankan di Mapolsek Sukawati. Untuk pengendara yang menabrak Puspawan, sempat diperiksa oleh anggotanya dan saat ini tengah proses penanganan medis karena mengalami beberapa luka di bagian tubuhnya. "Sementara belum ditahan, karena masih mengobati lukanya," jelasnya.

(bx/ade/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia