Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Curi Motor untuk Anter-Jemput Anak De Su Dipolisikan

13 Januari 2020, 19: 21: 07 WIB | editor : I Putu Suyatra

Curi Motor untuk Anter-JemputAnak De Su Dipolisikan

DITANGKAP: Pelaku De Su saat diamankan di Mapolres Buleleng, Senin (13/1) siang. (ISTIMEWA)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Ulah Gede Sudiarta alias De Su, 39 bikin mengelus dada. Pria Asal Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng ini nekat mencuri sepeda motor yang terparkir di sebelah barat toko Sif di Jalan Surapati, Kelurahan Kampung Baru, Singaraja pada September 2019 lalu. Alasannya sepele, hanya ingin memiliki motor untuk antar-jemput anaknya.

Ditemui di Mapolres Buleleng, Senin (13/1) siang, kepada sejumlah awak media, pelaku De Su mengaku nekat mencuri sepeda motor milik korban Putu Artana lantaran tidak mampu beli motor. Rencananya, motor hasil curian digunakan antar-jemput anaknya yang masih mengenyam pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP)."Saya bingung, tidak punya uang beli motor. Tiba-tiba saja punya niat mencuri motor pakai anter-jemput anak sekolah," singkatnya.

Tak terima motor dicuri, Artana yang merupakan warga Kelurahan Kaliuntu, Buleleng langsung melaporkan aksi curanmor itu ke Mapolsek Kota Singaraja. Saat itu, motor honda Beat DK 4734 EM tengah diparkir korban karena ditinggal bekerja di sebelah barat toko Sif yang ada di jalan Surapati, Kelurahan Kampung Baru, pada 10 September 2019 lalu sekitar pukul 14.15 wita.

Berbekal dari laporan korban, Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi mengantongi identitas pelaku yang mengarah kepada De Su. Polisi mengamankan De Su di wilayah jalan Pulau Komodo, Kelurahan Banyuning, Buleleng pada Kamis (9/1).

Seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Kota Singaraja, Kompol. Gusti Ngurah Yudistira mengatakan, tersangka mencuri motor milik korban yang saat terparkir dalam keadaan tidak terkunci stang. Setelah melihat situasi aman, tersangka kemudian membawa kabur motor korban dengan cara dituntun ke arah jalan Surapati ubtuk mencari tukang kunci.

"Tersangka ketemu dengan tukang kunci yang ada dipinggir jalan dan meminta kepada tukang kunci untuk dibuatkan kunci duplikat dengan alasan kuncinya hilang. Setelah berhasil dibuatkan kunci duplikat, tersangka membawa motor tersebut pulang ke rumahnya," ungkap Kapolsek Yudistira.

Terungkapnya aksi curanmor ini sebut Kompol Yudhistira berdasarkan keterangan saksi-saksi dan olah TKP. Pelaku berdalih jika aksi yang dilakukannya ini baru pertama kali dilakukan. "Kami amankan barang bukti dari tangan tersnagka berupa SIM C milik korban (Putu Artana), satu motor Beat DK 4734 EM milik korban beserta STNK dan satu kunci duplikat," pungkas Kapolsek Yudistira.

Atas ulahnya, kini tersangka De Su terancam dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman pidana paling lama 5 tahun penjara.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia