Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Balinese

Karya Pengurip Gumi, Krama Mulai Pasang Penjor, Ini Acuannya

13 Januari 2020, 20: 16: 22 WIB | editor : I Putu Suyatra

Karya Pengurip Gumi, Krama Mulai Pasang Penjor, Ini Acuannya

PENJOR : Panduan pembuatan penjor Karya Pengurip Gumi. (ISTIMEWA)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Serangkaian dengan Karya Pengurip Gumi Pura Luhur Batukau di Desa Wangaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan, dilakukan pemasangan penjor mulai tanggal 15 Januari 2020. Namun masih banyak umat Hindu yang bertanya-tanya apakah pemasangan penjor hanya dilakukan oleh krama pengemong saja atau umat Hindu di seluruh Bali.

Terkait hal tersebut, Bendesa Adat Wangaya Gede I Ketut Sucipto mengatakan bahwa sesuai dengan namanya yakni Karya Pengurip Gumi maka sudah barang tentu lingkupnya adalah Gumi atau Bumi dan bukan hanya di Desa Wangaya Gede saja, atau bukan di Tabanan saja. "Jadi pemasangan penjor ini dilaksanakan oleh umat Hindu yang di sejebag Bali, tetapi agama Hindu itu sangat luwes jadi ya disesuaikan saja, jangan sampai karena hal ini memicu perdebatan atau rasa keberatan," tegasnya saat dikonfirmasi Senin (13/1).

Namun sesuai dengan petunjuk dari dedukuh banten pemasangan penjor yang dilakukan oleh krama pengemong dan krama selain pengemong berbeda. Dimana krama pengemong memasang penjor dengan pala bungkah dan pala gantung pada bagian bawah kemudian bakang-bakang empat tumpang, bakang-bakang 1 tumpang, don peregu, keraras, don peji atau penyalin, ambu, bakang-bakang, bakang-bakang tumpang 1, matan ai dan bulan, bakang-bakang tumbang 1 kemudian sampiyan penjor.

Sedangkan untuk krama selain pengemong penjor yang dipasang terdiri dari pala gantung, pala bungkah, bakang-bakang 4 tumpang, bakang-bakang 1 tumpang, bakang-bakang 1 tumpang, matan ai dan bulan, bakang-bakang 1 tumpang dan sampiyan penjor. "Penjor mulai dipasang tanggal 15 Januari 2020 sampai 2 April 2020 dan sehingga berlaku juga untuk penjor Galungan dan Kuningan," imbuhnya.

Penjor yang dipasang memang terbilang cukup berbeda dari penjor biasanya karena memang penjor ini dipasang serangkaian Karya Pengurip Gumi yang merupakan pamuwus Ida Bethara Batukaru guna keharmonisan dan keseimbangan alam semesta. Puncak karya akan jatuh pada tanggal 20 Februari 2020.

 "Sesuai pemuwus Ida juga akan mesucian ke segara Tanah Lot pada tanggal 29 Januari 2020 nanti, selama tiga hari dengan memargi (berjalan kaki,Red)," sambungnya.

Uniknya prosesi mesucian atau melasti ke segara Tanah Lot terakhir dilakukan tahun 1993 atau 27 tahun yang lalu. Sementara itu berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah krama di Tabanan sudah mulai memasang penjor.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia