Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Gerindra, Golkar dan Nasdem Sepakat Koalisi, PDIP Badung Usung Giriasa

14 Januari 2020, 19: 14: 32 WIB | editor : Nyoman Suarna

Gerindra, Golkar dan Nasdem Sepakat Koalisi, PDIP Badung sudah Mantap

KOALISI : DPD II Golkar Badung, DPD NasDem Badung, dan DPC Gerindra Badung, Selasa (14/1), jalin koalisi menjelang Pilkada Badung. (ISTIMEWA)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) akhirnya bersedia berkoalisi dengan Golkar dan NasDem menjelang Pilkada Badung, 23 September mendatang. Kesepakatan ketiga partai untuk membentuk koalisi, tercetus dalam rapat bersama Selasa (14/1). Namun soal calon, masih akan dilakukan penjaringan.

Plt Ketua DPD II Golkar Badung I Wayan Suyasa mengatakan, kesepakatan diambil melalui rapat di Sekretariat DPD Golkar Badung, Penarungan, Mengwi. Berita acara ksepakatan menjalin koalisi ini ditandatangani langsung oleh Suyasa, Ketua DPD Partai Nasdem Badung I Putu Gede Suyantha, dan Ketua DPC Partai Gerindra Badung I Gusti Ketut Puriartha. “Tadi sudah ada kesepakatan antara Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai NasDem untuk sama-sama membangun koalisi," ungkapnya.

Dengan bergabungnya Gerindra, Suyasa mengatakan, kursi koalisi menjadi 25 persen di parlemen Badung. Jumlah tersebut sudah melebihi batas minimal 20 persen untuk mengajukan calon bupati dan wakil bupati. “Partai Gerindra sudah memberikan lampu hijau, jadi kekuatan partai koalisi otomatis bertambah dari sisi kursi di DPRD Badung. Totalnya sekarang 25 persen,” jelasnya.

Bagaimana optimisme bertarung melawan PDIP yang menduduki mayoritas kursi? Politisi asal Penarungan ini menegaskan komitmennya. Ia tetap optimistis. "Paling penting sekarang wadahnya ada dulu, tinggal kami mencari kader maupun tokoh yang mumpuni untuk diusung,” ujarnya.

Nah, soal penjaringan bakal calon, akan diagendakan lebih lanjut. Sebab, setelah ini, akan dibentuk struktur koalisi terlebih dahulu. Yang jelas, menurutnya, komposisi struktur juga telah disepakati. Di posisi ketua akan diisi partai Golkar, sekretaris dari Gerindra, dan bendahara dari NasDem. “Untuk teknis penjaringan nanti, akan kami kombinasikan, karena tiap partai punya mekanisme masing-masing,” kata wakil ketua I DPRD Badung ini.

Soal bergabungnya Gerindra dalam koalisi bersama Golkar dan NasDem, Ketua DPC Partai Gerindra Badung I Gusti Ketut Puriartha membenarkan. “Keputusan tetap ada di Ketua Umum, Pak Prabowo. Namun, sekarang sudah lampu hijau,” ungkapnya.

Dengan kesepakatan bersama ini, pihaknya berharap segera disusun jadwal untuk membicarakan stuktur koalisi. "Kemudian pembentukan tim pembukaan penjaringan kandidat, kriteria kandidat juga perlu disepekati,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPD Partai Nasdem Badung I Putut Gede Suyantha, juga menyatakan hal senada. Pihaknya, sesuai komitmen awal, ingin memberikan kesempatan kepada siapapun yang akan mengabdikan diri membangun Badung. Dengan demikian, bagi yang berkomitmen, pihaknya menyilahkan. 

Sebelumnya, antara pihak Golkar, NasDem, dan Gerindra Badung telah mengadakan pertemuan. Dalam pertemuan tersebut Gerindra belum bisa memberi jawaban soal ajakan Golkar membangun koalisi bersama NasDem, sebab harus menunggu petunjuk pusat. Gerindra pun diberi kesempatan satu minggu untuk mengambil sikap.

Di sisi laim, DPC PDIP Badung telah mantap dengan petahana I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa (GiriAsa). Namun masih menunggu rekomendasi pusat. Menariknya, sempat muncul isu adanya dorongan paket I Nyoman Giri Prasta-I Putu Parwata (GP). Namun oleh Parwata yang notabene duduk sebagai ketua DPRD Badung dan sekretaris DPC PDIP Badung, dibantah. Ia mengajak semua pihak untuk menunggu keputusan resmi dari DPP sehingga tak timbul kegaduhan politik.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia