Rabu, 26 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Beraksi di Singaraja, Pelaku Jambret Diciduk di Banyuwangi

14 Januari 2020, 20: 22: 30 WIB | editor : Nyoman Suarna

Beraksi di Singaraja, Pelaku Jambret Diciduk di Banyuwangi

JAMBRET : Pelaku jambret (tengah pakai baju tahanan) ditunjukkan anggota polisi, di Mapolres Buleleng. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS- Meski sempat mendekam di pejara atas  kasus pencurian 2 tahun lalu, rupanya tak membuat Made Adhitya Griwanasta, 24 alias Dede kapok berurusan dengan hukum. Kali ini pria yang tinggal di Desa Sangsit, Kecamatan Sawan dibekuk jajaran Satreskirm Polres Buleleng di daerah Banyuwangi, Jawa Timur atas kasus penjambretan.

Aksi penjambretan ini dilakukan tersangka pada 20 November 2019 lalu terhadap korban bernama Putu Ari Sutrayani, 27 warga Kelurahan Banjar Bali. Kala itu, sekitar pukul 20.00 Wita, korban hendak pulang kerja. Ia melintas di Jalan Diponogoro Singaraja dengan mengendarai sepeda motor. Saat itulah korban Ari dipepet pelaku yang mengendarai sepeda motor Scoopy dari sisi kiri.

Pelaku langsung menarik tas milik korban dan mengambil handphone di dalam tas yang kebetulan resletingnya terbuka. Korban Ari sempat berteriak minta tolong. Warga pun sempat mengejar pelaku, namun tak berhasil karena kehilangan jejak.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Mapolres Buleleng untuk diselidiki. Dari hasil penyelidikan, polisi mengetahui identitas pelaku penjambretan. Sehingga, pada Kamis (9/1) sekitar pukul 21.00 Wita, polisi menciduk Dede di wilayah Banyuwangi, Jatim.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto menjelaskan, terungkapnya kasus ini setelah polisi berhasil mengamankan barang bukti satu unit HP merk Samsung A7 dari saksi pembeli bernama Kadek Manik Mas. Pasalnya, Manik Mas  mengaku memperoleh HP itu dengan cara membeli dari seseorang berinisial Dede.

"Pelaku seorang residivis atas kasus pencurian laptop di Seririt. Modus pelaku yakni membuntuti korban yang berkendara seorang diri. Kemudian memepet korban dari arah kiri dengan motor, lalu mengambil HP di dalam tas korban menggunakan tangan kanan," kata AKP Vicky, Selasa (14/1) siang.

Setelah berhasil mengambil HP milik korban, imbuh AKP Vicky, pelaku melarikan diri ke arah utara menuju rumahnya di wilayah Desa Sangsit. Setelah itu, pelaku melarikan diri ke daerah Banyuwangi, Jawa Timur. "Di Banyuwangi pelaku bekerja sebagai buruh pabrik," jelas AKP Vicky.

Selain mengamankan HP, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit motor Scoopy DK 4885 UAE yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya. Kepada awak media, Dede mengaku nekat melakukan penjambretan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Ya untuk makan sehari-hari. Saya pernah dipenjara dua tahun karena mencuri, bebas tahun 2019 lalu," pungkas Dede.

Atas  perbuatannya ini, kini pelaku Dede terancam dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 5 tahun penjara.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia