Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Trans Studio Mall Kebakaran, Pengunjung Berhamburan Keluar

14 Januari 2020, 21: 38: 01 WIB | editor : Nyoman Suarna

Trans Studio Mall Kebakaran, Pengunjung Berhamburan Keluar

TERBAKAR: Kebakaran neon box Trans Studio Mall membuat pengunjung serta pegawai panik dan berhamburan keluar gedung. (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Trans Studio Mall Bali yang belum lama ini diresmikan mengalami kebakaran. Kejadian ini membuat pengunjung serta warga net Bali berhamburan keluar mall tersebut pada Senin (13/1) pukul 22.00.

Dari informasi yang dihimpun Bali Express (Jawa Poss Group) terungkap, api pertama kali dilihat oleh Satuan Pengaman (Satpam) TSM yang berjaga di pintu masuk mall tersebut.

"Saksi Arklious Soo, 28, Satpam di TSM saat itu sedang bertugas mengatur lalu lintas keluar masuk pelanggan mall. Pukul 22.00 dia melihat ada api di neon box bertuliskan Trans Studio Mall yang terpasang di dekat wahana Rool Coster," terang Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu M.Nurul Yaqin.

Kaget melihat api yang membakar neon box tersebut, Arkilous kemudian melaporkan kepada kepala Satpam. "Setelah mendapat laporan, api segera dipadamkan menggunakan alat pemadam kebakaran ringan dan hydrant," terang Iptu Yaqin.

Walaupun tergolong kebakaran kecil, kebakaran yang terjadi pada malam hari tersebut sempat didatangi tim Damkar BPBD kota Denpasar. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala BPBD kota Denpasar Ida Bagus Joni Ari Wibawa saat dikonfirmasi Selasa (14/1).

"Memang benar telah terjadi kebakaran neon box di Trans Studio Mall. Kami menurunkan tim BPBD ke TKP. Api bisa ditangani dengan hydrant di TKP. Kami memastikan tidak ada lagi percikan api," terang Joni.

Joni juga menerangkan, penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik ."Penyebab kebakaran korsleting listrik," terangnya.

Hal serupa juga disampaikan pihak kepolisian yang melakukan olah TKP di lokasi. "Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik di panel instalasi neon box," terang Iptu Yaqin.

Menurut salah seorang pegawai TSM, Santi, 23, saat itu mall sedang ramai. Dia mencium bau asap kemudian ada teriakan kebakaran. “Semua yang ada di dalam panik lari keluar," cerita Santi.

Kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran di mall milik salah seorang konglomerat di Indonesia ini ditaksir mencapai Rp 20 juta.

(bx/ris/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia