Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Laka Tewaskan Pegawai Dishub Denpasar, Belum Ada Tersangka

14 Januari 2020, 22: 43: 09 WIB | editor : Nyoman Suarna

Laka Tewaskan Pegawai Dishub Denpasar, Belum Ada Tersangka

Kasatlantas Polres Gianyar AKP Laksmi Trisna Dewi Wieryawan. (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS – Kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan salah satu pegawai Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Made Puspawan di Jalan Raya Kutri Desa Singapadu Kecamatan Sukawati, Senin (13/1), saat ini masih ditangani Satlantas Polres Gianyar. Kasatlantas Polres Gianyar AKP Laksmi Trisna Dewi Wieryawan didampingi Kanitlaka Iptu I Ketut Nariawan mengatakan sudah menerima berkas kecelakaan tersebut. 

Dijelaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan sampai Selasa (14/1) belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. “Baru hari ini kami terima laporannya dan kami masih lidik. Hasil olah TKP, pengendara KLX jatuh duluan, setelah jatuh melewati as jalan. Kemudian saat bersamaan datang sepeda motor dari arah berlawanan sehingga terjadi benturan,” jelasnya. 

Menurut Laksmi, jalur itu memang cukup rawan dan sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Apalagi kendaraan yang melintas biasanya berkecepatan tinggi. Di Jalan Raya Kutri Desa Singapadu itu juga terdapat beberapa tikungan. “Di sana memang jalur rawan, karena padat perlintasan antarkabupaten, terutama pada jam-jam kerja,” bebernya. 

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan kembali, pihaknya  sudah menempatkan floating personel pada saat PH pagi. Selain itu sudah sering dilakukan pembinaan dan penyuluhan terkait tertib berlalu lintas. “Upaya sudah maksimal, tapi tetap terjadi. Mau bagaimana lagi? Kami paling sering mengimbau agar pengguna jalan kurangi kecepatan saat melewati tikungan,” ujar Laksmi.

Perwira perempuan itu menambahkan, guna menekan angka kecelakaan, mulai Rabu (15/1) akan dilakukan penindakan. “Saat ini sudah datang 17.000 surat tilang. Awal tahun kami masih sibuk sosialisasi, imbauan dan pembinaan lewat spanduk maupun medsos. Mulai besok (Rabu-red), kami akan tindak tegas. Pasti akan ada razia. Mulai sekarang anggota yang di lapangan sudah bisa melakukan penindakan bagi yang melanggar,” tegasnya.

(bx/ade/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia