Minggu, 23 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Belum Jelas, Motif Dokter Cantik Bunuh Diri di Kamar Hotel

15 Januari 2020, 22: 36: 26 WIB | editor : Nyoman Suarna

Belum Jelas, Motif Dokter Cantik Bunuh Diri di Kamar Hotel

OLAH TKP: Polisi melakukan olah TKP peristiwa dokter bunuh diri, Selasa (14/1). (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Peristiwa dokter cantik yang ditemukan tewas bunuh diri di Ibis Styles Hotel, Jalan Teuku Umar, Denpasar memang menghebohkan. Banyak yang tidak habis pikir, kenapa korban, Ida Ayu Tri Wedari, 30, yang juga bersuamikan seorang dokter itu bisa sampai memutuskan mengakhiri hidupnya. Hasil penyelidikan memastikan bahwa penyebab kematian korban memang murni akibat bunuh diri.

Hal itu ditegaskan Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan, Rabu (15/1). "Dari hasil olah TKP, korban murni bunuh diri, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," terangnya kepada awak media.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi motif korban bunuh diri, sejauh ini polisi belum memastikan. Sebelumnya, disebut korban mengakhiri hidupnya lantaran cemburu. “Masih dalam penyelidikan," terang mantan Kapolres Badung ini.

Sementara itu, ketika Bali Express (Jawa Pos Group) meminta konfirmasi pihak RSUP Sanglah perihal hasil pemeriksaan luar maupun otopsi dokter muda tersebut, pihak Forensik RSUP Sanglah dr. Ida Bagus Putu Alit tidak berkenan memberikan hasil otopsi kepada media. "Maaf atas permintaan keluarga, kami tidak mempublikasikan hasil otopsi," jawabnya singkat.

Pihak Ibis Hotel saat dimintai keterangan oleh awak media juga enggan memberikan komentar. "Saya tidak tahu, waktu itu saya libur," terang  petugas yang enggan disebutkan namanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, korban ditemukan tewas gantung diri di Hotel Ibis, Jalan Teuku Umar, Denpasar. Dokter tersebut pertama kali ditemukan tak bernyawa oleh salah seorang pegawai hotel tersebut.

Menurut sumber di kepolisian, korban ditemukan menggunakan pakaian warna hitam. Awal korban ditemukan karena kecurigaan terhadap korban yang tidak pernah keluar kamar hotelnya. Pegawai hotel tersebut kemudian mencoba mengetuk pintu korban, tetapi pintu terkunci dari dalam. Setelah dibuka dengan kunci cadangan oleh pihak hotel, ternyata korban sudah tidak bernyawa.

(bx/ris/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia