Rabu, 26 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Tim Optimalisasi PAD Tabanan Bakal Data Potensi Pendapatan di Desa

16 Januari 2020, 23: 20: 02 WIB | editor : Nyoman Suarna

Tim Optimalisasi PAD Tabanan Bakal Data Potensi Pendapatan di Desa

RAPAT: Rapat antara eksekutif dan Pansus VI DPRD Tabanan yang berlangsung, Kamis (16/1). (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Pokja yang dibentuk TAPD Pemkab Tabanan dalam upaya optimalisasi PAD (pendapatan asli daerah) akan melakukan pendataan potensi pendapatan hingga ke desa-desa. Rencana tersebut disampaikan oleh Ketua TAPD Tabanan I Gede Susila dalam rapat optimalisasi pendapatan daerah dan aset yang digelar bersama Pansus VI DPRD Tabanan, Kamis (16/1).

Dijelaskannya, untuk tahap awal pokja akan melakukan pendataan di masing-masing desa guna mengetahui potensi pendapatan yang ada, baik yang berizin maupun yang tidak berizin. “Ya di Januari ini kami akan turun dengan melibatkan desa. Potensi yang sudah ada akan dioptimalkan, yang baru akan digali,” ujarnya.

Termasuk akan mengkaji objek-objek pendapatan yang dikelola pihak swasta, apakah nilai kontraknya masih relevan saat ini atau tidak. Nantinya tim akan turun bersama tim dari desa serta OPD terkait untuk mendampingi.

Namun sebelum turun, terlebih dahulu pihaknya harus menyiapkan regulasi agar pemerintah tidak salah jika memungut retribusi. “Kami sudah sampaikan kepada DPRD, jika dibuatkan perda mohon dibantu agar segera. Sehingga kami bisa bekerja,” sambungnya.

Kendatipun demikian, potensi-potensi pendapatan baru juga akan digali, apalagi dalam pokja yang dibentuk TAPD, sudah ada pokja empat yang bertugas melihat dan menggali potensi pendapatan yang baru.

Ditambahkan Kepala Bapeltibang Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, jika peningkatan target PAD Tabanan yang cukup signifikan membuat tim anggaran harus mencari celah guna optimalisasi pendapatan. “Maka dari itu, tim optimalisasi PAD ini akan bekerja mengefisienkan, mengefektifkan, serta menggali dan menciptakan sumber PAD baru, yang progressnya sudah dilaporkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga mengatakan, saat ini tahapan yang dilakukan adalah tahap pemantauan terhadap apa yang dilakukan pihak eksekutif. Dimana menurutnya, saat ini eksekutif sudah memiliki sistem untuk optimalisasi PAD, sehingga pihaknya akan memantau. “Dengan ini kami optimis target PAD bisa tercapai, bahkan melebihi target. Asalkan konsisten melaksanakannya,” ungkap Dirga.

Disamping itu, menurutnya, juga harus dilakukan pembenahan objek pendapatan, seperti misalnya di DTW Tanah Lot apabila ada kekurangan sistem, agar bisa duduk bersama mencari solusi terbaik. “Apalagi sekarang sudah ada Pokja, jadi bisa panggil masing-masing pokja dalam keperluan mempertanyakan perkembangan kinerjanya,” tandasnya.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia