Kamis, 21 Jan 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Tentara Jerman Aniaya Driver Go Car di Kuta

16 Januari 2020, 23: 45: 00 WIB | editor : Nyoman Suarna

Tentara Jerman Aniaya Driver Go Car di Kuta

MAIN PUKUL: Seorang tentara Jerman yang sedang berlibur di Bali diamankan Polsek Kuta setelah menganiaya sopir Go Car. (ISTIMEWA)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS - Kasus penganiayaan oleh warga negara asing (WNA) asal Jerman terhadap seorang driver online Go Car menemui titik terang setelah Kapolsek Kuta mengungkap kasus tersebut. Adil Chaaboute, 30, yang mengaku sebagai tentara di Jerman ditetapkan sebagai tersangka usai menganiaya I Gede Dharma Jaya, 38. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (14/1) di Jalan Sarinande Seminyak, Kuta.

Dari informasi yang dihimpun Bali Express (Jawa Pos Group), Kapolsek Kuta Kompol T. Ricki Fadliansah menerangkan, pelaku menganiaya korban diakibatkan kesalahpahaman di antara keduanya. "Saat kejadian korban berkendara baru keluar dari Jalan Dewi Sri, dan memasuki Jalan Sarinande Seminyak. Saat itu pelaku juga datang dari arah barat, kemudian menyerempet bemper depan mobil korban," terang Kompol Ricki.

Korban yang berasal dari Singaraja ini kemudian turun menghampiri pelaku dan bertanya kepada pelaku apa tidak melihat mobilnya sehingga dia menabrak bemper mobilnya. "Ditanya oleh korban, pelaku yang dalam keadaan mabuk tersebut malah marah-marah dan mendorong korban. Korban yang mendekat ke pelaku kemudian dipukul bagian wajahnya oleh pelaku," terang Kompol Ricki

Akibat tonjokan tersangka yang merupakan tentara Jerman tersebut, korban mengalami luka sobek di bibir bagian kanan atas. Korban yang tak terima melaporkan kejadian ini ke Polsek Kuta.

"Setelah mendapat laporan korban, kami melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi. Kami mendapatkan informasi, terdapat orang asing yang tinggal di Kuta Utara dengan ciri-ciri yang kami cari dan menggunakan motor dengan plat yang kami cari yakni DK 5645 FBD. Pada Rabu (15/1) kami berhasil mengamankan tersangka di The Paica Tegal Jaya, Kuta Utara," beber Kompol Ricki.

Pelaku yang dibawa ke Mapolsek Kuta tersebut kemudian diinterogasi oleh pihak kepolisian. "Dari hasil interogasi, ia mengaku hanya mendorong korban, tidak memukul, karena dia kaget melihat pacarnya jatuh," terang Kompol Ricki.

(bx/ris/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news