Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Pemuda 28 Tahun Menangkan Pilkel Desa Batuan

19 Januari 2020, 23: 41: 28 WIB | editor : Nyoman Suarna

Pemuda 28 Tahun Menangkan Pilkel Desa Batuan

TERMUDA: Ary Anggara, Perbekel Desa Batuan, Kecamatan Sukawati merupakan Perbekel termuda di Gianyar. (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS  – Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak di Kabupaten Gianyar telah berlangsung di 29 desa, Minggu (19/1). Dari 77 calon yang ada, terdapat calon perbekel termuda, Ary Anggara, 28, asal Banjar Puaya, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati. Dia lolos mendapatkan suara tertinggi di Desa Batuan. Pemuda lulusan S2 jurusan Ekologi Konservasi, Fakultas Biologi, Universitas Gajah Mada tersebut mengaku tidak percaya dengan suara yang diraihnya sebanyak 1.755 dari Daftar Pemilih Tetap sebanyak 6.570.

Ary bertarung  melawan empat kandidat lainnya, termasuk pertahana. Ia maju dalam pilkel tahun ini karena mendapat dukungan penuh dari banjarnya sendiri. Selain itu, di desa setempat memang dirinya dikenal sebagai pemuda yang mengembangkan ekonomi kreatif, dan bergabung di dalam forum peduli lingkungan Puaya yang memfokuskan pada sektor kebersihan lingkungan. Mendapatkan suara yang mampu mengalahkan kandidat lainnya, ia hanya bisa bersyukur. “Astungkara, masih belum percaya,” jelasnya.

Baca juga: Sembilan Tahun, Jembrana Selesaikan 720 Kilometer Jalan Kabupaten

Ary Anggara sendiri merupakan pemuda lulusan S2 Jurusan Ekologi Konservasi, Fakultas Biologi, Universitas Gajah Mada (UGM). Kemudian sejak 2018 ia mengembangkan ekonomi kreatif dan bekerja di Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta. Selain itu juga tergabung di Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang bertugas melakukan konsolidasi data di daerah.

Sedangkan Bupati Gianyar Made Mahayastra saat ditemui usai melakukan pemantauan ke desa yang melakukan pilkel, menjelaskan prosesnya secara umum berlangsung aman. “Pilkel serentak di 29 desa dari 64 desa yang ada berlangsung aman dan damai. Antusias masyarakat bagus, tingkat kehadiran tinggi, situasi tenang, nyaman semua senyum. Sehingga sebentar lagi sudah ada calon kepala desa terpilih yang akan memimpin desanya 6 tahun ke depan,” jelas Mahayastra.

Ia mengatakan untuk mengetahui hitung cepat dari hasil Pilkel ini, pihaknya menyiapkan perangkat serta sumber daya manusia termasuk aplikasinya. Sehingga begitu dibuka, hasil dari penghitungan suara di masing-masing desa sudah dapat dilihat. “Hanya satu setengah jam saja, hasilnya sudah diketahui dengan 100 persen,” ungkapnya.

Mahayastra berharap, setelah pelaksanaan Pilkel ini tidak ada lagi istilah yang kalah dan menang. Namun yang ada adalah yang diberi kesempatan untuk mengabdi kepada desanya. “Yang terpilih, akomodir program-program calon yang tidak terpilih. Satukan, sesuaikan dengan visi misi Gianyar Aman,” imbuhnya.

Untuk menyelaraskan pembangunan di Kabupaten Gianyar, Bupati Mahayastra juga berencana akan mengumpulkan Kepala Desa terpilih untuk menyatukan visi dan misi. Dengan demikian pembangunan di Gianyar betul-betul berada dalam satu jalur pembangunan.

“Kami akan kumpulkan, tidak ada ada istilah kalah dan menang. Yang ada adalah yang diberi kesempatan untuk mengabdi kepada desanya,” tandas politisi PDIP asal Payangan tersebut.

(bx/ade/man/JPR)

 TOP