Selasa, 18 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Balinese

Ada Anak Kecil Sembuh setelah Sembahyang di Pura Dalem Pucak Sari

20 Januari 2020, 07: 29: 24 WIB | editor : I Putu Suyatra

Ada Anak Kecil Sembuh setelah Sembahyang di Pura Dalem Pucak Sari

NENEK : Taru Gondang dengan palinggih Ida Batari Lingsir Biang Geleh, tempat nenek misterius. (AGUS SUECA MERTA/BALI EXPRESS)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Ada pohon yang cukup angker di kawasan Pura Dalem Pucak Sari di Banjar Pilisan, Desa Kaba Kaba, Kediri, Tabanan. Pemangku setempat, I Wayan Karsana menunjuk sebuah pohon di ujung pura. Pohon dengan sebuah palinggih stana Ida Batari Lingsir Biang Geleh itu dianggap cukup angker.


Diceritakannya, pernah ada seorang anak yang melihat nenek-nenek memanggilnya untuk mengajak main. Namun, setelah didekati, si nenek tersebut menghilang di antara pepohonan.
Usai peristiwa itu, sang anak jatuh sakit. Pergi ke dokter tidak diketahui sakitnya. Akhirnya anak tersebut  mengaku melihat nenek-nenek di bawah pohon dekat Pura Bukit Sari.

"Mengetahui kejadian itu, si orag tua menyampaikan peristiwa aneh itu,  saya lantas ajak mapikeling dan sembahyang. Syukurlah dia langsung sembuh,” ujar Jro Mangku I Wayan Karsana.
Jro Mangku I Wayan Karsana mengungkapkan kalau wujud dari yang malinggih di pohon tersebut adalah sesosok semacam celuluk, yakni seperti raksasa yang punya susu panjang. "Saya pernah melihat sekilas, ketika bersembahyang untuk mendoakan anak yang jatuh sakit itu," terangnya.


Walau pura dikelilingi jalan dan rumah warga berdekatan, namun nuansa misterius sangat teras. “Tak sedikit orang datang dari luar, meminta berkah di bedogol (patung ) pura. Tidak semuanya saya bisa tangani, karena banyak pula yang datang tidak memberitahukan," paparnya.

Pura Bukit Sari memiliki beberapa palinggih yang semuanya ada di utamaing mandala. Ada Pasimpangan Pucak Gunung Agung, Pasimpangan Pucak Gunung Batur dan Dewi Danu. Kemudian ada juga  Pasimpangan Pucak Gunung Batukaru, dan Palinggih Ida Dalem Pucak Sari sebagai palinggih utama.

Selanjutnya Palinggh Paiobon untuk keluarga Jro Mangku I Wayan Karsana, serta palinggih Ida Ratu Made Manik Ring Geni sebagai saksi piodalan.

(bx/sue/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia