Selasa, 18 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Digulung Ombak Besar, Turis Tiongkok Tewas di Lembongan

21 Januari 2020, 22: 23: 03 WIB | editor : Nyoman Suarna

Digulung Ombak Besar, Turis Tiongkok Tewas di Lembongan

JENAZAH : Jenazah wisatawan Tiongkok, Xu Xinyue yang tewas terseret ombak saat berfoto di Pantai Devil’s Tear dievakuasi. (ISTIMEWA)

Share this      

SEMARAPURA, BALI EXPRESS – Seorang wisatawan atau turis Tiongkok, Xu Xinyue, 22, tewas saat berlibur di Pantai Devil’s Tear, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Selasa (21/1).

Dia tewas tenggelam setelah digulung ombak besar. Itu terjadi saat dia melakukan foto bersama rombongannya di salah satu tebing di pinggir pantai tersebut.

Kasubag Humas Polres Klungkung AKP I Putu Gede Ardana mengatakan, korban datang ke lokasi bersama suaminya, Zhang Yichi, 24, serta rombongannya. Total jumlah anggota rombongan tersebut sekitar 20 orang.

Rombongan tersebut datang sekitar pukul 10.00, didampingi pemandu wisata. Begitu tiba di lokasi, mereka menikmati keindahan alam di objek wisata tersebut.

Giliran akan melakukan foto bersama, tiba-tiba ombak besar datang menyambar mereka. Nahasnya, korban yang tergulung ombak besar itu sampai terjatuh ke laut.

Peristiwa itu langsung diatensi pihak Kepolisian. Upaya penyelamatan dilakukan dengan mengerahkan dua boat. Satu unit dari Ocean Seven dan satu unit dari Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Klungkung.

“Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Nusa Penida II, dan dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Ardana.

Sekadar mengingatkan, objek wisata itu dikenal rawan. Sejumlah wisatawan asing tewas di sana. Untuk menekan kejadian itu, Pemkab Klungkung sudah membuat pagar pembatas.

Wisatawan dilarang berfoto di bibir tebing melewati pagar tali. Namun ada saja wisatawan yang nekat menerobos pembatas. Termasuk memanfaatkan tebing yang belum dilengkapi pagar pengaman.

Seperti dilakukan korban Xu Xinyue dan sejumlah rekannya. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung I Nengah Sukasta menuturkan, korban tewas ini berfoto di tempat yang belum dilengkapi pagar pengaman. Padahal sudah ada papan peringatan.

Menanggapi kejadian itu, dia mewanti-wanti dan meminta pemandu wisata, begitu juga dengan para wisatawan agar secara bersama-sama mengutamakan keselamatan.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia