Rabu, 26 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Napi Lapas Kerobokan Jadikan Istri Sebagai Kurir Narkoba

22 Januari 2020, 21: 49: 58 WIB | editor : Nyoman Suarna

Napi Lapas Kerobokan Jadikan Istri Sebagai Kurir Narkoba

ISTRI NAPI: Ni Luh Komang Novia Leri, istri napi Lapas Kerobokan ditunjukkan petugas BNNK Badung. (BNNK BADUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung mengungkap jaringan dan peredaran gelap narkotika. Seorang kurir Ni Luh Komang Novia Leri ditangkap di Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung. Menariknya, Novia merupakan istri dari seorang narapidana (napi) Lapas Kerobokan, Kadek Diari Arsana Eka Putra.

Hasil pemeriksaan petugas, rupanya Novia memang diperintah jadi kurir oleh suaminya yang mengendalikan peredaran tersebut. Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini menyatakan, upaya penindakan dilakukan pada  Jumat (17/1) sekitar pukul 14.00. Operasi dilakukan Tim Pemberantasan BNNK Badung dipimpin Aiptu Si Nyoman Ngurah Oka.  "Penindakan diawali dengan melakukan pengamanan dua orang pelanggan Made Suweca alias Boncel yang berinisial NS dan WD," ujar Masmini. Kedua pelanggan tersebut tidak memiliki barang bukti, namun urinenya positif mengandung sabu-sabu.

Kedua orang tersebut mengakui membeli sabu per paket seharga Rp 500 ribu dari orang bernama Made Suweca alias Boncel, 23 dari Banjar Telanga, Darmasaba, Abiansemal.

Tim pun  bergerak dan akhirnya menemukan pelaku Boncel yang diamankan saat sedang berada di halaman parkir Kolam Renang Gumuh Sari bersama pacarnya, Ni Putu Ari Sri Utami, 27.  Dari informasi yang dihimpun, petugas menemukan plastik klip berisikan satu paket kristal bening, diduga sabu yang disembunyikan di dalam bungkus rokok merek Dunhill.  Pelaku kemudian mengakui barang tersebut adalah miliknya yang akan dijual kepada pemesannya.

Selanjutnya petugas menuju ke rumah pelaku untuk untuk melakukan pengeledahan. Hasil penggeledahan kamar tidur Boncel, ditemukan sejumlah barang bukti tindak pidana narkotika. "Barang tersebut diakui sebagai milik Boncel dan pacarnya hanya pengguna sabu," ujar Ni Ketut Masmini.

Dari hasil interogasi, Boncel menyatakan bahwa ia mendapatkan narkotika tersebut dari seorang napi Lapas Kerobokan kasus narkotika bernama Kadek Diari Arsana Eka Putra. Sebagai perantaranya adalah istri Arsana yaitu Ni Luh Komang Novia Leri.

Tim berhasil menangkap Novia Leri. Di rumah pelaku ditemukan tas warna oranye, di dalamnya berisi celana pendek kain warna biru. Dia terbukti membawa tujuh paket sabu. Dan satu bendel plastik klip. "Saat diinterogasi,  Ni Luh Komang Novia Leri mengaku bahwa barang tersebut adalah milik suaminya yang masih berstatus Napi Lapas Kerobokan yang sedang menjalani hukuman kasus narkotika dengan vonis 12 tahun," ujar Ni Ketut Masmini.

Modus pengedaran narkoba tersebut adalah barang tersebut diberikan di dalam Lapas Kerobokan pada jam besuk bersama dengan pakaian kotor untuk dilaundry. Rencananya barang tersebut diberikan kepada Boncel.

(bx/ris/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia