Rabu, 26 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Suami Pengangguran, Ibu Muda asal Pujungan Curi Uang di Warung

26 Januari 2020, 20: 42: 17 WIB | editor : I Putu Suyatra

Suami Pengangguran, Ibu Muda asal Pujungan Curi Uang di Warung

MALING: Tersangka saat diamankan di rumahnya Minggu (26/1). (ISTIMEWA)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Seorang ibu muda nekat melakukan pencurian di sebuah warung di Banjar Dinas Pemudungan, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Minggu (26/1). Namun aksinya dengan cepat diketahui pihak kepolisian.

Tersangka bernama Ni Putu Dea Pratiwi, 19, alamat Banjar Dinas Tamansari, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, berhasil diamankan di rumahnya kemudian digiring ke Polsek Pupuan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa itu bermula ketika pada hari Minggu (26/1) sekitar pukul 11.30 Wita, tersangka yang merupakan ibu satu orang anak ini datang ke warung Kak Gunung milik Ni Wayan Widiasih yang berlokasi di Banjar Dinas Pemudungan, Desa Belimbing, Pupuan, dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Lexy dan membeli satu kaleng susu Bear Brand seharga Rp 10.000. Beberapa saat kemudian, tersangka berpura-pura meminjam toilet dan masuk ke dalam kamar tidur serta mengambil uang tunai milik korban sebesar Rp 8,5 Juta yang disimpan di dalam dompet berwarna hijau yang disimpan di dalam tas berwarna cokelat. Korban baru menyadari jika uang miliknya raib setelah tersangka pergi, kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada Babinkamtibmas Desa Belimbing yang diteruskan ke Polsek Pupuan.

Kapolsek Pupuan AKP I Kadek Ardika mengatakan bahwa setelah mendapatkan laporan tersebut. Ia bersama piket fungsi langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Dimana dari petunjuk yang didapatkan di TKP diketahui bahwa korban mencurigai seorang wanita yang baru saja berbelanja di warung korban. 

"Hasil olah TKP dan keterangan korban yang kita kantongi kemudian kita gunakan sebagai petunjuk untuk melakukan penyelidikan. Hingga identitas tersangka kita dapatkan," ujarnya.

Selanjutnya tersangka diamankan dirumahnya beserta barang bukti sisa uang yang dicuri. Dari hasil interogasi, tersangka mengakui bahwa telah mencuri uang korban. Bahkan ia mengakui jika sebelumnya telah melakukan pencurian di dua tempat yang berbeda di wilayah hukum Polsek Pupuan, diantaranya mencuri emas di Desa Sanda, dan mencuri uang di Desa Jelijih Punggang. "Jadi totalnya ada tiga TKP, dan aaat ini pengakuan tersebut sedang kami selidiki untuk pengembangan," imbuhnya.

Ditambahkannya jika tersangka mengatakan jika uang curiannya digunakan untuk membeli kebutuhan rumah tangga, mengingat sang suami hanya pengangguran dan ia terhimpit kebutuhan ekonomi.

"Sementara masih tertutup untuk sisa uangnya. Hanya saja mengaku membeli kebutuhan rumah tangga. Dari pihak korban juga masih kita dalami perihal nominal uang yang hilang, apa benar Rp 8,5 Juta atau salah hitung dan hanya Rp 6,5 Juta saja," paparnya.

Adapun modus tersangka beraksi adalah dengan berpura-pura berbelanja kemudian menyelinap untuk mengambil uang korban. Atas perbuatannya tersangka diancam pasal 362 dengan ancaman hingga 5 tahun penjara.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia