Senin, 30 Mar 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Humas Setda Jembrana Kunjungi Pemkot Bandung, Tingkatkan Kompetensi

28 Januari 2020, 23: 08: 27 WIB | editor : Nyoman Suarna

Humas Setda Jembrana Kunjungi Pemkot Bandung, Tingkatkan Kompetensi

TUKAR CINDERAMATA: Perwakilan Pemkab Jembrana dan Pemkot Bandung melakukan tukar cinderamata di sela-sela kunker yang dilakukan, Senin (28/1). (FT. GDE RIANTORY/BALI EXPRESS)

Share this      

BANDUNG, BALI EXPRESS - Sebagai upaya meningkatkan kompetensi kehumasan, Pemkab Jembrana melakukannya kunjungan kerja ke Pemkot Bandung, Jawa Barat. Peserta melibatkan  pegawai Bagian Humas dan Protokol Setda Jembrana, serta jajaran insan pers yang bertugas di Jembrana. Rombongan dipimpin Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat IGN Sumber Wijaya, dan Asisten Administrasi Umum I Ketut Kariadi Erawan.

Rombongan Jembrana ini diterima Asisten Administrasi Umum dan Kepegawaian Setda Kota Bandung Dadang Gantina, Selasa (28/1) di Ruang Pertemuan Setda Kota Bandung.

Kunjungan kerja yang berlangsung sejak Senin (27/1) hingga Rabu (30/1), bertujuan meningkatkan kemampuan dan kompetensi kehumasan, khususnya dalam bidang managemen jurnalistik. Kunjungan ke Pemkot Bandung ini juga untuk melihat keunggulan peran media secara keseluruhan dalam rangka branding daerah, serta mempublikasikan berbagai program dan kebijakan pemerintah. “Kami pilih Bandung karena peran humasnya yang terbukti baik, diganjar beberapa penghargaan, di antaranya Anugerah Humas 2019 (AHI) kategori terpopuler di media online,” ujar Ngurah Sumber.

Ditambahkannya, hasil kunjungan di Kota Bandung ini, nantinya akan menjadi bekal informasi maupun wawasan untuk peningkatan peran kehumasan di Jembrana. Menurutnya, peranan humas vital, karena harus memahani permasalahan di lapangan, serta permasalahan di publik yang beranekaragam. “Humas dituntut harus cepat, cepat menerima, cepat menjawab dan cepat melaporkan kepada pimpinan,” terangnya.

Selain itu, di era industri 4.0 yang sudah serba teknologi canggih, menjadi sebuah keniscayaan untuk meningkatkan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, di berbagai daerah peran Humas dan Protokol dipisahkan, termasuk di Bandung. Namun berbeda, Humas dan Protokol Jembrana masih digabung. “Tentunya banyak hal yang bisa kami peroleh. Humas Kota Bandung sudah luar biasa fungsinya, sebagai penyampaian pesan sekaligus menyuarakan kebijakan pimpinan. Hal positif dari sini akan kami bahas hasilnya dan dilaporkan ke  pimpinan daerah,” sambungnya.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Setda Bandung Sony Teguh Prasetya mengatakan, peran media dalam memajukan Kota Bandung ini sangat dibutuhkan. Tahun 2020, Pemkot Bandung menaikkan anggaran kehumasan dari APBD Kota Bandung menjadi Rp 17,5 miliar, dari sebelumnya Rp 11,5miliar. “Ini upaya Pemkot Bandung dalam menyeimbangkan pemberitaan dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat luas secara gencar dilakukan. Kami tidak hanya menginginkan berita itu baik-baik saja atau berita baik dan sebaliknya, melainkan ada keseimbangan,” ungkapnya.

Untuk media-media yang tergabung di Pemkot Bandung disebutkan, jumlahnya mencapai  300 media, baik cetak, elektronik, online, radio dan televisi. Selain itu, Pemkot Bandung juga mempunyai inovasi memberikan ruang kepada OPD menyampaikan segala permasalahan, menjelaskan isu maupun capaian kepada masyarakat melalui fasilitasi media dengan nama Program Bandung Menjawab. Minggu ini isunya tentang antisipasi virus corona dengan tanggung jawab Dinas Kesehatan. “Sebelumnya juga dipaparkan isu banjir melanda  Kota Bandung dengan leading sektor Dinas PU yang tampil memaparkan ke publik langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan pihak Pemkot (Bandung, red),” pungkasnya.

(bx/tor/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia