Selasa, 25 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bisnis

Jelang Galungan, Harga Cabai di Karangasem Berangsur Normal

04 Februari 2020, 23: 47: 42 WIB | editor : Nyoman Suarna

Jelang Galungan, Harga Cabai di Karangasem Berangsur Normal

PANTAU HARGA: Disperindag Karangasem pantau harga kebutuhan pokok jelang hari raya di Pasar Amlapura Timur, Selasa (4/2). (AGUS EKA PURNA NEGARA/BALI EXPRESS)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Sejumlah kebutuhan pokok yang harganya melonjak beberapa waktu lalu, kini sudah berangsur normal. Seperti cabai rawit yang sempat naik Rp 90-100 ribu per kg, kini menjadi Rp 60 ribu per kg.

Pemerintah terus memantau harga-harga sembako jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, pertengahan Februari ini guna memastikan tak ada yang naik lagi. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem mendatangi Pasar Amlapura Timur, Selasa (4/2).

Meski begitu, pemerintah menyadari tidak bisa membendung kenaikan harga di pasaran. Namun pihaknya tetap memastikan pasokan pangan di tingkat distributor tetap aman. Begitu juga kebutuhan lain seperti daging. Perlu koordinasi dengan dinas terkait.

Kepala Disperindag Karangasem I Wayan Sutrisna tidak menampik kontrol terhadap kenaikan harga bahan pokok cukup sulit dilakukan. Seperti saat ini, harga cabai rawit yang sempat melonjak, justru berangsur normal jelang hari raya. "Mudah-mudahan tetap aman sampai mendekati hari raya," ujar Sutrisna.

Dia membeberkan, harga pangan yang naik jelang hari raya adalah cabai merah besar dengan harga Rp 40 ribu kini menyentuh Rp 50-55 ribu per kg. Itu artinya kenaikan pasti akan terjadi di tiap komoditi dan itu tergantung dari kondisi di tingkat petani hingga ketersediaan stok. Belum lagi persoalan gagal panen yang mendera petani akibat cuaca buruk.

Sementara itu, harga daging babi di Pasar Amlapura Timur sementara ini masih landai. Meski informasi terkait babi mati akibat virus merebak, namun masyarakat tak terpengaruh. Penjualan daging babi normal.

Harganya pun masih di kisaran Rp 60-65 ribu per kg. Sehingga pemerintah berharap harga daging babi tetap stabil begitu sampai hari raya Galungan mendekati.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia