Selasa, 25 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Warung Imeme, Sajikan Berbagai Menu Masakan Rumahan

05 Februari 2020, 19: 09: 08 WIB | editor : Nyoman Suarna

Warung Imeme, Sajikan Berbagai Menu Masakan Rumahan

RUMAHAN : Warung Imeme tidak hanya sediakan menu masakan khas Bali, namun juga beragam jenis menu masakan rumahan. (ISTIMEWA)

Share this      

Menu masakan khas Bali tetap menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Bali, meskipun industri kuliner di Bali digempur  beragam jenis menu makanan yang berasal dari berbagai belahan dunia.

MENU legendaris seperti ayam betutu, babi guling, juga tipat cantok, rujak kuah pindang hingga bulung (olahan berbahan dasar rumput laut), menjadi menu yang selalu diincar wiasatawan.
Ingin menikmati jenis menu ini, wisatawan  tidak perlu khawatir,  karena di Bali terdapat banyak restoran dan  warung yang menyediakannya. Salah satunya adalah Warung Imeme yang berlokasi di Jalan Mayjen Sutoyo No. 2 Denpasar.
Pemilik  Warung Imeme, Putu Jayatra mengatakan, warung makan ini tidak hanya  menyediakan menu masakan khas Bali, namun juga beragam jenis menu masakan rumahan. "Jenis menu yang kami sajikan adalah menu masakan rumahan,  termasuk jenis menu tradisional. Dibuat ala masakan rumahan," jelasnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group).
Menu favorit di Warung Imeme di antaranya tipat cantok,  tipat kuah,  bubur Bali, dan nasi campur ayam.  Semua menu tersebut, lanjut Jayatra, merupakan menu masakan yang sering dimasak di rumahnya dan dimasak tanpa penyedap masakan berbahan kimia.
Dalam satu porsi makanan yang disajikan di Warung Imeme,  disajikan dalam porsi yang pas. Seperti  menu nasi campur Bali yang terdiri dari nasi putih, sayuran, dan beberapa macam lauk, mulai dari sate lilit, tum ayam, dan ayam sisit yang dilumuri dengan sambal matah khas Bali.
Sementara untuk olahan tipat,  Warung Imeme memiliki beberapa jenis olahan tipat,  seperti tipat kuah, tipat cantok, dan tipat plecing.  Untuk tipat plecing, disajikan dengan sayur kangkung, kemudian dilumuri dengan bumbu plecing. "Sesuai namanya, bumbu plecing, yang dipakai untuk membuat tipat plecing adalah bumbu matah alias tidak direbus atau disangrai," ungkapnya. 
Tipat kuahnya disajikan dengan kuah kare ayam yang kental dengan tambahan krupuk dan telur ayam rebus.  Sedangkan untik tipat cantok yang disajikan juga cukup unik,  karena tidak menggunakan tambahan penyedap rasa ( MSG). Rasa tipat cantok didominasi oleh rasa bawang putih dan kencur yang kuat.
Menu lain yang tersedia  adalah rujak dan olahan rumput laut.  Rujaknya sangat khas,  karena Warung Imeme menyediakan rujak buah yang disesuaikan dengan musim buahnya.  Sehingga jenis rujak yang  disajikan sangat beragam dan disesuaikan dengan musimnya.
Warung Imeme juga menyedikan beragam jenis makanan ringan, termasuk  jajan Bali, kacang rebus hingga beragam jenis keripik.  Tersedia pula minuman best selle, yakni es campur Imeme. 
Selain sebagai tempat makan,  Warung Imeme juga bisa digunakan sebagai tempat untuk menyelenggarakan beberapa aktivitas sosial,  seperti perayaan ulang tahun, arisan hingga acara reuni atau kumpul keluarga lainnya.
"Kami sadar, keberadaan warung makan saat ini tidak saja berfungsi sebagai tempat makan,  namun juga sebagai tempat berkumpul dan fungsi entertainment, " terangnya. 
Karena itu,  di beberapa sudut Warung Imeme tersedia beberapa aksesoris,  seperti ayunan kayu yang  tidak saja dimanfaatkan sebagai aksesoris atau hiburan, melainkan digunakan sebagai pengganti kursi makan. Karena di tengah-tengah ayunan ini diisi dengan meja untuk menghidangkan makanan. 

(bx/gek/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia