Selasa, 25 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Setelah Gaet Mawar, Grup Band Pop Bali Motifora Rilis Album SSST

05 Februari 2020, 19: 35: 12 WIB | editor : Nyoman Suarna

Setelah Gaet Mawar, Grup Band Pop Bali Motifora Rilis Album SSST

SSST : Motifora rilis lagu SSST, singkatan dari 'Saling Sayang Saling Tresna', jelang rampungkan album keempat. (ISTIMEWA)

Share this      

JELANG tuntaskan album keempat yang masih dalam proses, Motifora merilis satu lagu baru. Tak hanya judulnya yang unik, grup band lagu pop Bali ini, juga menggaet penyanyi anak baru gede, Mawar Pradnya, untuk rekaman bareng. Lagu yang diberi judul SSST ini  disebut akan menjadi salah satu unggulan di album keempat yang akan dirilis belakangan.
Vokalis Motifora, Tunick, tertarik mengajak penyanyi pendatang baru, Mawar Pradnya, karena suaranya unik,  nada seriosanya pas dapat dan saat nada tinggi ada kharisma tersendiri.
Mawar Pradnya sejatinya  bukanlah orang baru dalam hal olah vokal. Ia kerap tampil di berbagai acara, termasuk kerap unjuk kebolehan dalam kontes menyanyi.
Lagu SSST, singkatan dari  'Saling Sayang Saling Tresna' ini, mengisahkan tentang bagaimana sepasang insan yang memendam perasaan. "Karenanya biar sesuai dan unik, judulnya disingkat menjadi SSST," terang Tunick kepada Bali Express ( Jawa Pos Group) di Denpasar, Selasa (04/02/20) kemarin.
Lagu ini, lanjutnya, sebenarnya tercipta begitu saja karena melihat realita masih banyak orang tidak berani mengungkapkan perasaannya. "Mungkin itu menjadi keresahan muda-mudi saat ini yang masih nyaman pada  sebatas mengagumi, " papar Tunick yang mengaku sempat
kebingungan mencari judul lagu. Grup yang didukung  Tunick (vokal, gitar), Rheno (gitar melodi), Eri (bass), dan Anna (drum) ini, menarget video klip lagu ini  dilepas pertengahan bulan ini. Dikatakannya, bila dari segi musik, lagunya  simpel seperti lagu-lagu Motifora sebelumnya. "Yang membedakan  dari musik sebelumnya hanya di unsur orkestranya. Dari segi nada pun akan terdengar fresh. Liriknya cukup lugas tanpa kata-kata kiasan,” jelasnya.
Tahun 2009 grup band ini bernama Motiforline. Setelah menjelma dengan nama Motifora tahun 2015, grup ini  sukses  dengan lagu 'Ngalahin Gumi'. Album berikutnya 'Sang Dewi' dirilis Februari 2017, disusul album ketiga bertajuk 'Majujuk di Langit' yang  dirilis November 2018.
Grup dari Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng, yang memilih bermain di jalur pop rock alternatif ini, pernah menjadi finalis festival bergengsi yang digelar salah satu produk rokok, dengan masuk 12 besar seleksi area Bali-Nusra. Selain itu, juga pernah menjadi 10 besar di Festival Gong 2010 yang digelar JTV Surabaya.

(bx/rin/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia