Selasa, 25 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Politik

Susul Hanura dan NasDem, Gerindra Dukung Jaya Negara

06 Februari 2020, 23: 25: 38 WIB | editor : Nyoman Suarna

Susul Hanura dan NasDem, Gerindra Dukung Jaya Negara

I GN Jaya Negara (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Rekomendasi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP hingga kini masih belum turun dari Megawati Soekarno Putri selaku ketua umum. Demikian halnya untuk Pilkada Serentak 2020 di Bali yang salah satunya akan digelar di Kota Denpasar.

Menariknya, meski calon wali kota dan wakil wali Kota Denpasar dari PDIP belum jelas siapa orang-orangnya, dukungan kepada I GN Jaya Negara -- yang disebut-sebut punya kans kuat mendapatkan rekomendasi -- terus bermunculan dari beberapa partai.

Dalam beberapa waktu belakangan ini, sudah ada tiga partai yang menyatakan dukungan kepada politisi PDIP yang saat ini menduduki posisi wakil walikota Denpasar tersebut. Di antaranya, Partai Hanura dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Serta NasDem yang sedang menimbang dan diperkirakan kuat akan menyusul Hanura maupun PSI.

Bahkan komposisi dukungan kepada Jaya Negara kian diperkuat dengan keputusan Gerindra yang memastikan diri untuk ikut mendukung. Seperti diungkapkan Ketua DPC Gerindra Denpasar, Made Mulyawan Arya, Kamis (6/2).

Politisi yang akrab disapa De Gadjah ini bahkan menyebutkan, dukungan kepada Jaya Negara tersebut sejatinya sudah dibahas di internal partainya sejak dua bulan lalu. “Dua bulan lalu kami sudah rapat di internal partai seizin ketua DPD juga. Di sana kami menyatakan sepakat mendukung Jaya Negara. Dan ini sudah dilaporkan juga ke pusat. DPP memberikan lampu hijau juga,” ujarnya.

Disinggung mengenai proses di internal PDIP yang sejauh ini belum menelurkan rekomendasi termasuk siapa yang akan jadi wakilnya, De Gadjah menegaskan bahwa pihaknya tidak terlalu mempersoalkan. “Kami tidak masalah wakilnya siapa saja. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada internal mereka. Siapa saja wakilnya, kami tetap komitmen ke Jaya Negara,” sebutnya.

Menurutnya, ada beberapa pertimbangan yang membuat pihaknya di Gerindra perlu menjatuhkan dukungan kepada Jaya Negara. Alasan pertama menyangkut jam terbang Jaya Negara sebagai seorang politisi. Ditambah lagi dengan pengalamannya di pemerintahan dengan menjadi wakil wali kota Denpasar selama dua periode. “Dia the right man in the right time. Orang yang tepat pada waktu yang tepat.

Jadi Wakil Wali Kota sudah dua periode. Jadi pertimbangan pertamanya pengalaman dan wawasannya. Mau cari figur yang tepat di Denpasar, siapa lagi?,” ulasnya.

Di samping itu, sambung dia, dalam relasi politik secara kepartaian maupun personal selama ini juga terbangun dengan baik. Bahkan dalam kiprahnya selama menjadi wakil wali kota, pihaknya memandang Jaya Negara dekat dengan masyarakat dari segala golongan.

“Di olahraga juga begitu. Contohnya, tiap kami bikin kegiatan olahraga, Beliau support. Belum lagi di bidang kesenian atau kebudayaan. Dekat juga dengan anak-anak muda. Ya, beliau open orangnya. Jadi kami dengan senang hati mendukung kendati dia bukan kader Gerindra,” pungkasnya.

Karena itu, De Gadjah mengatakan pihaknya dalam waktu dekat ini akan melakukan deklarasi dukungan kepada Jaya Negara. Itu untuk memformalkan dukungan Gerindra kepada Jaya Negara. “Kalau secara informal malah sudah berapa kali. Jauh-jauh hari kami sudah komunikasi. Saya bilang ke beliau, siapapun pendampingnya nanti, kami di Gerindra all out mendukung,” tegasnya.

(bx/hai/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia