Selasa, 25 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Warga Negara Asing Tewas Mengambang di Cristal Bay

13 Februari 2020, 19: 03: 35 WIB | editor : I Putu Suyatra

Warga Negara Asing Tewas Mengambang di Cristal Bay

EVAKUASI: Petugas melakukan evakuasi mayat di Cristal Bay, Kamis (13/2). (BASARNAS BALI FOR BALI EXPRESS)

Share this      

NUSA PENIDA, BALI EXPRESS- Sesosok mayat ditemukan mengambang di perairan Cristal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Kamis (13/2) sekitar pukul 10.00. Dari ciri-ciri fisiknya, mayat laki-laki itu adalah warga negara asing (WNA). Untuk memastikan identitas pria tersebut, mayat dibawa ke RSUP Sanglah, Denpasar.

Informasi yang dirangkum Bali Express (Jawa Pos Group), penemuan mayat berawal ketika saksi I Wayan Wastika, 39, mengantar turis snorkeling ke perairan Manta Bay. Tiba di perairan Cristal Bay, ia melihat sesosok mayat mengapung. Temuan itu disampaikan kepada petugas syahbandar. Ia pun lanjut mengantar wisatawan.

Evakuasi dilakukan Basarnas. Saat dievakuasi, jenazah dalam kondisi tak mengenakan pakaian. Tubuhnya sudah membengkak. Sebagian kulitnya mengelupas. Di tangannya masih tersangkut kamera GoPro. Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada mengatakan, laporan penemuan mayat langsung ditindaklanjuti oleh personil dari Unit Siaga SAR Nusa Penida. Mereka juga koordinasi dengan nelayan setempat agar dapat menggunakan jukung untuk melakukan pencarian. Butuh waktu 10 menit melakukan pencarian.

Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana mengatakan, jenazah yang ditemukan mengapaung diduga Dandree Guilermo Sebastian, 42, berkebangsaan Italia. Hal itu berdasarkan keterangan sejumlah saksi. Korban diketahui sewa sepeda motor milik Handri Aulia Rahman. Korban juga disebut-sebut menitipkan tas kepada seseorang. Tas itu berisi kartu identitas, handpone dan uang tunai.

Hanya saja, jelas Sudana, polisi belum bisa memastikan penyebab kematian korban dan kapan terjadi. Untuk memastikannya menunggu hasil pemeriksaan medis RSUP Sanglah. Namun diduga kuat tewas tenggelam.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban masih terlihat beraktivitas Selasa (11/2). “Itu keterangan masyarakat di sekitar sana. Kemungkinan korban kemasukan air saat beraktivitas di laut,” tegas Sudana.

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia