Selasa, 25 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Terlalu ke Kanan, Pemotor Tewas Disapu Dump Truk di Kubutambahan

13 Februari 2020, 20: 26: 55 WIB | editor : I Putu Suyatra

Terlalu ke Kanan, Pemotor Tewas Disapu Dump Truk di Kubutambahan

TKP: TKP laka lantas maut di Jalan Raya Singaraja-Amlapura, KM 14.00 tepatnya di wilayah Banjar Dinas Tukad Ampel, Desa/Kecamatan Kubutambahan, pada Kamis (13/2) sekira pukul 13.00 Wita. (ISTIMEWA)

Share this      

KUBUTAMBAHAN, BALI EXPRESS-Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Singaraja-Amlapura, KM 14.00 tepatnya di wilayah Banjar Dinas Tukad Ampel, Desa/Kecamatan Kubutambahan, pada Kamis (13/2) sekira pukul 13.00 Wita. Akibatnya pengendara sepeda motor bernama I Wayan Suliantara, 68 meregang nyawa.

Informasi yang dihimpun menyebutkan kecelakaan maut ini bermula saat korban yang merupakan warga Banjar Dinas Antasari, Desa Pacung, Kecamatan Tejakula mengendarai sepeda motor Honda Supra X, DK 2404 AAP. Saat itu korban melaju dari arah barat (Singaraja) menuju ke timur (Tejakula) dengan membonceng Hari Susilo, warga jalan GN Seraya I/29, Tegal Harum, Denpasar.

Sesampai di TKP yang tepat di Asrama Kompi Bantuan Yonif Raider-900/SBW, korban mengambil haluan terlalu ke kanan. Nahas, dari arah berlawanan muncul kendaraan Dump truk yang dikendarai Putu Edi Endrawan, 28 warga Desa Gobleg, Kecamatan Banjar. Kecelakaan pun tak terhindarkan, korban langsung disapu dump truk tersebut.

Akibatnya korban pun terpental beberapa meter hingga tak sadarkan diri, dengan bersimbah darah. Peristiwa nahas yang dialami korban pun langsung mendapat bantuan dari anggota Yonif Raider-900/SBW yang hanya berjarak beberapa meter dari TKP. Korban langsung dilarikan ke RS Kerta Usadha dengan menggunakan ambulance.

"Kami menurunkan personel dan Ambulance dinas milik Yonif R-900/SBW, untuk memberikan pertolongan pertama pada korban, kemudian langsung kami larikan ke rumah sakit Kerta Usada Singaraja" ujar Kopda Syarifullah yang saat itu mengevakuasi korban.

"Kami mendapat instruksi langsung dari Danyonif R-900/SBW Letkol Inf Martky Jaya Perangin Angin untuk segera terjun ke lokasi kejadian, dan melakukan evakuasi kepada korban," imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka parah terbuka pada paha kaki kanan, patah pada betis kaki kanan. Selain bagian kaki, korban juga mengalami patah tulang rusuk, luka terbuka pada lengan atas tangan kanan.  

Namun sayang, nyawa korban tak bisa tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak dokter RS Kertha Usadha Singaraja karena mengalami luka berat.  Sedangkan rekannya, Hari Susilo selamat dari maut.

“Saat laka lantas terjadi kondisi cuaca sangat terang, tidak ada hujan, kondisi jalan juga bagus. Kasus ini masuh diselidiki oleh Unit Laka Polsek Kubutambahan,” singkat Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi, Kamis siang.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia