Selasa, 25 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Dituding Gabeng, Kasus Illegal Logging di Hutan Wanasari Dilimpahkan

13 Februari 2020, 21: 50: 44 WIB | editor : Nyoman Suarna

Dituding Gabeng, Kasus Illegal Logging di Hutan Wanasari Dilimpahkan

BARANG BUKTI : Barang bukti kayu sonekeling hasil pembalakan liar di Hutan Wanasari, Gerokgak. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

SINGARAJA,  BALI EXPRESS - Kasus illegal logging di Hutan Wanasari, Dusun Wanasari, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Buleleng kini dilimpahkan ke Polres Buleleng. Polisi pun kembali memintai keterangan dua orang saksi, pada Kamis (13/2) untuk menuntaskan penanganan kasus ini.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu. Gede Sumarjaya mengatakan, dua orang saksi yang saat ini dimintai keterangan merupakan saksi-saksi yang sudah pernah dimintai keterangan di Polsek Gerokgak.

"Kasus illegal logging dari Polsek Gerokgak dilimpahkan ke Polres Buleleng. Kasusnya sekarang ditangani Satreskrim Polres Buleleng. Hari ini, ada pemeriksaan tambahan terhadap keterangan saksi-saksi," kata Sumarjaya.

Menurut Sumarjaya, pemeriksaan saksi-saksi ini dilakukan karena masih ada beberapa keterangan tambahan saksi-saksi yang perlu dipertegas atau dipertajam, sehingga memudahkan polisi melakukan proses penyelidikan. "Sementara masih dalam penyelidikan. Setelah ini akan ada gelar perkara, baru penyidikan," jelas Sumarjaya.

Disinggung terkait dengan barang bukti berupa belasan kayu jenis sonekeling yang diduga hasil pembalakan liar di hutan Wanasari tersebut, dijelaskan Sumarjaya, hal itu masih belum cukup bukti untuk membuktikan siapa pelaku dari pemabalakan liar tersebut. Sebab, perlu ada keterangan saksi-saksi yang menguatkan bahwa terduga pelaku itu memang benar-benar melakukan aksi pembalakan hutan.

"Ini kan masih proses penyelidikan. Jadi, tidak hanya barang bukti, tapi harus didukung oleh keterangan saksi-saksi lainnya, untuk menguatkan bukti yang ada. Kalau ada perkembangan lebih lanjut, nanti kami akan sampaikan," pungkas Sumarjaya.

Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Wanasari, Desa Sangalangit, Kecamatan Gerokgak mendesak Polsek Gerokak untuk mengusut tuntas kasus illegal logging di kawasan Hutan Wanasari. Pasalnya, warga kecewa lantaran penanganan kasus yang mencuat sejak November 2019 lalu itu gabeng dan mandek.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan aksi pembalakan liar di Hutan Wanasari ini bermula dari kecurigaan warga tentang aktivitas beberapa orang di dalam hutan tersebut. Puncaknya, pada 25 November lalu, sejumlah warga kian dibuat geram saat mendengar suara senso berasal dari dalam hutan. Bersama babinkamtibmas, babinsa, warga langsung mendatangi lokasi hutan.

Benar saja, warga dan aparat menemukan seorang terduga pelaku lengkap dengan barang bukti berupa 3 unit motor, 1 unit gergaji mesin, jerigen minyak, dan 19 batang kayu jenis sonekeling yang diduga hasil pembalakan liar di hutan tersebut.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia