Selasa, 25 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Ternak Babi Bangkrut, Sudarpa Curi Sapi Ipar untuk Bayar Utang

14 Februari 2020, 20: 56: 28 WIB | editor : Nyoman Suarna

Ternak Babi Bangkrut, Sudarpa Curi Sapi Ipar untuk Bayar Utang

DIGELANDANG : Tersangka pencurian sapi I Wayan Sudarpa digelandang polisi. (I MADE MARTAWAN/BALI EXPRESS)

Share this      

BANGLI, BALI EXPRESS- Polsek Bangli bersama Polres Bangli merilis pengungkapan kasus pencurian tiga ekor sapi betina peliharaan I Wayan Kasir,38, warga Desa Pengotan, Bangli, Jumat (14/2). Tersangkanya adalah I Wayan Sudarpa, 41, warga Pengotan yang merupakan ipar korban. Ia nekat mencuri sapi karena terlilit utang akibat bangkrut beternak babi.

Tersangka kepada wartawan mengaku nekat mencuri karena pusing, hampir setiap hari ditagih utang Rp 15 juta oleh iparnya (bukan pemilik sapi). Penghasilan sebagai perajin keranjang tidak cukup melunasi utang tersebut. Akhirnya dia memilih mencuri. Ia sengaja mencuri sapi iparnya, karena jika mencuri sapi peliharaan orang lain, tersangka takut digebuki kalau sampai ketahuan. “Pikiran saya sudah buntu. Sapi ipar saya curi,” terangnya.

Ia melancarkan aksinya Rabu (12/2) sekitar pukul 01.00. Dalam melakukan aksinya, tersangka tidak sendiri. Pria dua anak ini menyewa pikap sekaligus sopir. Sopir ini tidak tahu bahwa tersangka tersebut adalah maling, karena saat ditanya soal sapi itu, tersangka meyakinkan bahwa sapi itu miliknya.

Ketiga ekor sapi tersebut langsung dibawa ke Pasar Hewan Beringkit, Badung. Ketiganya dijual Rp 20.156.000. Belum sempat menikmati uang hasil curian, Sudarpa keburu ditangkap polisi. Sudarpa diamankan di rumahnya sekitar lima jam setelah polisi mendapat laporan pencurian itu. Sedangkan barang bukti sapi baru dua ekor berhasil diamankan. “Karena tersangka menjual sapi kepada dua orang. Pembeli yang membeli dua ekor sudah ditemukan. Yang beli satu ekor ini masih dicari,” ujar Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi saat merilis pengungkapan didampingi Kanit Reskrim Polsek Bangli Iptu I Ketut Purnawan. Atas perbuatannya, tersangka disangkakan Pasal 363 Ayat (1) KUHP.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia