Jumat, 03 Apr 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Empat Tahun Pimpin Badung, Giri Prasta-Suiasa Siap Tuntaskan RPJMD

16 Februari 2020, 23: 09: 26 WIB | editor : Nyoman Suarna

Empat Tahun Pimpin Badung, Giri Prasta-Suiasa Siap Tuntaskan RPJMD

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa (HUMAS SETDA BADUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten Badung 2016-2021 akan segera tuntas. Pemerintah setempat, di bawah kepemimpinan Bupati I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil I Ketut Suiasa selama empat tahun ini sudah berupaya merealisasikan secara optimal. Banyak terobosan-terobosan yang langsung menyentuh masyarakat berdasar Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB).

Kepala Bappeda Kabupaten Badung, Made Wira Dharmajaya memaparkan, prioritas pembangunan 2021 mengambil tema ‘Akselerasi Ekonomi melalui Peningkatan SDM Unggul, Penguatan Infrastruktur, Budaya dan Lingkungan Hidup’. Hal ini berdasarkan isu strategis, baik tingkat provinsi maupun nasional. “Bapak Presiden sudah menetapkan beberapa isu strategis yang meliputi pembangunan di bidang ekonomis, sumber daya manusia, dan lingkungan hidup dengan tetap menggarisbawahi percepatan infrastruktur,” ungkapnya didampingi Kabag Humas Made Suardita, Jumat (14/2).

Tema tersebut kemudian dijabarkan dalam bidang prioritas, meliputi pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; kesehatan; pembangunan ekonomi, tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik; serta sarana prasarana wilayah, perumahan dan pemukiman. Selanjutnya perlindungan sosial dan pengarusutamaan gender; penataan ruang dan lingkungan hidup; pariwisata, pertanian dan kebudayaan; dan ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. “Jadi ini sudah merujuk pada kondisi eksisting dan harapan yang ingin kita capai tahun 2021,” ujarnya.

Sementara itu, sejauh ini Wira Dharmajaya memaparkan sejumlah keberhasilan yang dicapai Pemkab Badung. Soal pertumbuhan ekonomi Badung, misalnya mampu melebihi Bali dan nasional. Pertumbuhan pada 2017 mencapai 6,11 persen, sementara Bali 5,59 dan nasional 5,07 persen. Selanjutnya, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Badung tahun 2018 Rp 57 miliar lebih, melonjak dibanding tahun 2017 yang mencapai Rp 52 miliar lebih. Sementara gini ratio Badung pada 2018 hanya 0,339. Nilai ini jauh lebih rendah dibanding Bali yang angkanya 0,37 dan nasional 0,38. “Ketimpangan sangat tinggi apabila gini rasio mendekati 1, ketimpangan sedang bila gini rasio mencapai 0,5, dan ketimpangan rendah jika gini rasio mendekati 0,” jelas mantan Sekwan Badung ini.

Beralih ke soal kemiskinan di Badung, pada 2018 tercatat hanya 1,98 persen. Sementara Bali mencapai 3,91 dan nasional 9,82 persen. Sementara, perkembangan indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Badung pada 2017 mencapai 80,54 persen. Angka ini jauh di atas Bali yang hanya 74,3 dan nasional yang hanya 70,81.

Terkait indeks kebahagiaan, pada 2019 mencapai 76,14. Indeks ini melonjak dibanding 2018 yang hanya 75,47. Sedangkan kepuasan masyarakat di Kabupaten Badung pada 2019 mencapai 83,61 dan masuk kategori baik. Angka ini meningkat dari capaian tahun 2018 yang hanya 79,73 yang juga dalam kategori baik. “Tahun 2021 merupakan tahun terakhir pelaksanaan RPJMD Semesta Berencana 2016-2021. Sekaligus tahun 2021 kami sudah harus menyusun RPJMD yang baru sesuai periode masa jabatan bupati. Cuma rentang waktunya agak singkat, yakni 2021-2024,” tandas Wira Dharmajaya.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia