Senin, 14 Jun 2021
baliexpress
Home > Nusantara
icon featured
Nusantara

Potensi Desa Tembok Dikemas Jadi Destinasi Wisata Menarik

21 Februari 2020, 11: 57: 49 WIB | editor : I Putu Suyatra

Potensi Desa Tembok Dikemas Jadi Destinasi Wisata Menarik

RURAL TRIP: Desa Tembok kemas potensi desa untuk menjadi destinasi wisata menarik dalam sejumlah paket perjalanan langka (Rural Trip),terkait aktivitas keseharian warga yang memang jarang ditemukan di daerah Bali lainnya. (I NYOMAN DARMA WIBAWA/BALI EXPRESS)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Destinasi wisata di Buleleng memang tidak ada habisnya. Mulai dari ujung barat hingga ke timur, yang berbatasan dengan Kabupaten Karangasem, setiap desa memiliki potensi wisata.

Wilayah Buleleng barat yang lebih dominan dengan wisata keindahan alam, juga beberapa pura besar dan pesona pantainya, yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Daya tarik wisata yang berbeda, justru mulai berkembang di wilayah paling timur perbatasan Buleleng, yakni di  Desa Tembok, Kecamatan Tejakula. Pihak desa membuat pengembangan baru dengan mengemas pariwisata yang identik dengan cerita keseharian warganya yang dilaksanakan di rumah.

Wisatawan yang berkunjung ke Desa Tembok nantinya akan diajak menikmati sekaligus merasakan langsung kegiatan sehari-hari masyarakat di pedesaan, dan di setiap perjalanan akan mendengar cerita cerita kecil terkait apa yang ditemui saat diajak berkeliling.

Baca juga: KEREN, Ada Alat Pencacah Sampah Plastik di Pura Luhur Batukau

Wisata tersebut kemudian dikemas dengan nama 'Tembok Rural Experience' yang  mulai dijalankan  Februari 2020 dan dikelola Bumdes langsung. Dalam perjalanan yang juga disebut 'Rural Trip' tersebut ada beberapa paket tur yang bisa dibeli wisatawan untuk berkeliling desa, didampingi  pemandu yang sudah disediakan. Kepala Desa Tembok, Dewa Komang Yudi Astara mengatakan, wisata
'Tembok Rural Experience' merupakan salah satu unit usaha baru dari Bumdes yang berbentuk Tourism Development atau pengembangan pariwisata.

Dalam usaha tersebut, lanjut Dewa Komang Yudi Astara, dilatarbelakangi karena melihat berbagai potensi yang ada, dan memang benar-benar khas dimiliki desa sebelum diatur menjadi sebuah wisata seperti sekarang. "Beberapa potensi ini mulai dari Bukit, Hamparan rumput yang dijadikan bahan atap rumah, pembuatan anyaman lontar, arak Bali, gula khas Bali, minyak kelapa tandusan, dan produksi jambu mente semuanya sudah ada sebelum direncanakan untuk dikembangkan menjadi sebuah distinasi wisata," terang Dewa Komang Yudi Astara kepada Bali Express ( Jawa Pos Group ) akhir pekan kemarin.


Semua itu bisa dinikmati dalam paket wisata yang nantinya bisa dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara ketika berkunjung ke Bali Utara, khususnya Desa Tembok.
“Memang yang dijual segala potensi yang diangkat dan dikemas sesuai dengan kenyataan dan apa yang sudah ada dari sebelum direncanakan jadi sebuah wisata.  Mulai dari potensi alam, kearifan lokal hingga keseharian masyarakat,” jelasnya.


Dewa Komang Yudi Astara menyebutkan, ada beberapa paket yang disediakan dalam usaha pengembangan pariwisata. Paket pertama adalah Rural Experience, paket kedua ada Workshop, paket ketiga adalah Cycling. Selanjutnya paket keempat Camping Ground, paket kelima  Outbond, dan paket keenam adalah Diving. Harga untuk paket satu ada paket tiga  jam dengan harga Rp 285 ribu per orang. Dengan paket ini, wisatawan mendapat sarapan pagi berupa jajanan khas Bali, satu botol air mineral, dan satu kali keliling sampai di pengolahan Jambu Mente. Sementara paket enam jam dihargai Rp 390 ribu per orang.  Hampir sama dengan paket sebelumnya, hanya ada tambahan makan siang, rute keliling lebih jauh, dan melihat proses pembuatan minyak kelapa tanusan.


Sementara  untuk paket Workshop  seharga Rp 320 ribu per orang, sudah bisa mengikuti workshop pembuatan tuak, arak, minyak kelapa tandusan, dan lainya. Kemudian untuk Cycling sudah disediakan rute yang dijamin akan memanjakan para pengunjung yang memiliki hobi bersepeda. Paket Camping Ground juga tidak kalah menarik, karena lokasi yang disediakan  berada di bukit yang memiliki pemandangan indah dan menawan. Tidak hanya itu, ada paket  Outbond yang bisa dipesan oleh perusahan atau kelompok untuk mencari ide baru dan liburan bersama karyawan. Untuk paket Diving nantinya akan disediakan langsung dan dibuka Diving Center untuk merasakan sensasi menyelam di bawah laut.

Untuk akomodasi wisatawan tidak usah kawatir, pihak Bumdes bekerjasama dengan beberapa vila yang ada di Desa Tembok.


“Semua paket sudah dibuka awal Februari. Untuk akomodasi penginapan kita kerjasama pengelola penyedia akomodasi dengan beberapa paket yang disediakan pihak akomidasi, sudah include dengan trip kita miliki. Selain itu, untuk pemandu nantinya sudah ada tim dari Bumdes” tutupnya.

(bx/dar/yes/JPR)

 TOP