Jumat, 03 Apr 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

PD Pasar Yakinkan Pasar Badung Bebas Rhodamin B dan Boraks

21 Februari 2020, 22: 17: 51 WIB | editor : Nyoman Suarna

PD Pasar Yakinkan Pasar Badung Bebas Rhodamin B dan Boraks

KEAMANAN : Fasilitas Mini Lab Food Security yang dimiliki PD Pasar Kota Denpasar, untuk meyakinkan bahan makanan yang dijual di Pasar Badung aman dari Rodhamin B dan Boraks (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Denpasar sedang gencar-gencarnya melakukan uji laboratorium terhadap beberapa sampel bahan makanan yang dijual para pedagang di pasar-pasar naungannya. Ini dilakukan menyusul adanya temuan kandungan Rodhamin B dan Boraks di ikan dan terasi merah di Pasar Badung oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Seperti diungkapkan Direktur Utama PD Pasar Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata, uji laboratorium itu dilakukan di Mini Lab Food Security. Kebetulan perusahaan daerah yang dipimpinnya memiliki fasilitas tersebut. Dan dia memastikan, dari hasil pemeriksaan tersebut, seluruh bahan makanan, baik berupa bumbu-bumbuan, daging, sampai bahan masakan lainnya aman dari campuran pewarna tekstil tersebut.

“Tidak usah khawatir. Kami jamin di Pasar Badung sudah ada alat untuk memeriksa kandungan atau campuran bahan makanan yang mengandung unsur pewarna atau pengawet,” tegas Kompyang Wiranata, Jumat (21/2).

Dia menjelaskan, Mini Lab Food Scurity itu terdiri dari alat untuk mendeteksi makanan yang mengandung Rodhamin B, Boraks, maupun formalin yang terdapat pada makanan. Pemeriksaan tersebut dilakukan rutin setiap bulannya, bekerja sama dengan BPOM.

Selain itu, dia menyebutkan, dengan alat itu pihaknya menjamin daging babi yang dijual pedagang aman dikonsumsi, meskipun belakangan ini banyak ternak babi mati karena diduga akibat wabah ASF. Terlebih, daging babi didatangkan langsung dari rumah potong hewan (RPH).

"Kami yakinkan aman berbelanja di Pasar Badung. Begitu juga di pasar lainnya," ungkapnya seraya mengimbau kepada para pedagang untuk tidak menggunakan bahan pengawet di bahan makanan yang dijual.

(bx/bay/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia