Jumat, 03 Apr 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali
Candi Jolotundo di Trawas, Mojokerto (2)

Airnya Terbaik Kedua di Dunia, Bikin Kulit Glowing Jika Rutin Berendam

24 Februari 2020, 21: 16: 12 WIB | editor : Nyoman Suarna

Airnya Terbaik Kedua di Dunia, Bikin Kulit Glowing Jika Rutin Berendam

AIR TERBAIK : Air di Candi Jolotundo diyakini akan membuat kulit bersinar, jika rutin berendam. Bahkan sangat menyehatkan kalau rutin diminum. Penelitian ilmiah menyebutkan kualitas air terbaik kedua di dunia. (I KETUT ARI TEJA FOR BALI EXPRESS)

Share this      

Tak salah memang Raja Udayana pada abad tahun 899 Saka atau 977 Masehi, yaitu abad ke-9 mendekati abad ke-10, memilih sumber Air Jolotundo untuk semedi dan berendam. Ternyata air Jolotundo luar biasa khasiatnya. Seperti apa?

PERJALANAN yang tidak menjenuhkan jika ditempuh dari jalan utama menuju lokasi Candi Jolotundo di di Dusun Biting, Desa Selilaman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Untuk sampai ke tujuan akan melintasi perkampungan, dan rata – rata ornamennya ada gapura candi bata merah. Jadi terlihat seperti suasana Bali.

Airnya Terbaik Kedua di Dunia, Bikin Kulit Glowing Jika Rutin Berendam

Mohaimin, juru rawat Candi Jolotundo. (I KETUT ARI TEJA FOR BALI EXPRESS)

Tak hanya itu, ketika memasuki hutan, juga menambah perjalanan menjadi adem. Jalan mulus membelah hutan. “Bagus jalannya, jadi enak. Walaupun masuk hutan tapi jalannya mulus,” ujar Pak Ambon, teman yang mengantar ke lokasi.

Memasuki area Candi Jolotundo, banyak orang terlihat membawa jerigen. Tidak hanya satu, bahkan banyak jerigen. Rata–rata yang besar. Sekitar pukul 11.30 Wib, parkir sudah padat. Tinggal menyerahkan uang Rp 10 ribu, untuk tiket masuk, sudah bisa melihat peninggalan Raja Pulau Bali atau Raja Bedahulu yaitu Raja Udayana. “Rata – rata di sini orang pasti mandi mas, berendam lama – lama dan pasti rutin ke sini,” jelas Mohamad Mohaimin, juru rawat Candi Jolotundo yang ditugaskan oleh BPCB (Balai Pelestari Cagar Budaya) Jawa Timur yang berpusat di Trowulan.

Pria murah senyum ini mengatakan, setelah mandi akan membawa air untuk dibawa pulang. Kemudian air itu dipakai untuk cuci muka atau untuk minum di rumahnya. Karena diyakini memang khasiatnya luar biasa. “Untuk minum langsung, sangat bagus,” ujarnya.

Tak mau hanya berteori, wartawan Bali Express (Jawa Pos Group) langsung diminta membuktikan. “Ayo kita buktikan,” jelas Mohaimin. Membuktikan untuk mengambil uang dan meminum airnya. Memang benar airnya benar – benar segar, bahkan ketika dimasukan ke botol, langsung botol berembun. “Airnya bening dan segar, botol pasti berembun karena airnya dingin banget,” urai bapak dua anak ini.

Dia mengatakan, airnya bisa langsung diminum tanpa dimasak. Karena sudah ada penelitian yang menyatakan bahwa kualitas airnya terbaik kedua di dunia. Penelitian ini memastikan bahwa kualitas air dari semua parameter, seperti PH, kandungan mineral, oksigennya sangat tinggi dan lainnya terbaik kedua di dunia. “Penelitian memastikan secara ilmiah terbaik kedua di dunia, yang paling bagus disebutkan air zamzam,” urai pria asal Desa Srigading, Kecamatan Trawas ini.

Sumber mata air keluar dari lereng Gunung Penanggungan. Dan tidak pernah habis – habis. Bahkan untuk cuci tangan dialirkan dari aliran mata air Candi Jolotundo ini.

Ini yang membuktikan juga, bahwa orang – orang zaman dulu punya kehebatan luar biasa. Buktinya, era Raja Udayana dari Bali bisa memilih lokasi ini untuk semedi, artinya tahu memang sumber mata air ini istimewa. Datang dari Bali masuk hutan, sampai ke Trawas, Mojokerto, Jawa Timur. Bahkan sampai mendapatkan jodoh putri dari Raja Medang yaitu Putri Gunapriya Dharmapatni dan memiliki anak Airlangga. Termasuk Raja Udayana membangun Candi Jolotundo ini, sebagai wujud syukur.

“Hebat orang – orang dulu, tahu lokasi air yang sangat bagus kualitasnya. Terbukti secara ilmiah memang sangat bagus,” imbuh Mohaimin. Dengan kualitas air yang memang sangat bagus, ini yang membuat semakin ramai orang ingin berendam, mencari airnya dan melakukan ritual – ritual. “Secara ilmiah memang terbukti bagus, secara keyakinan juga dianggap sangat kuat unsur kekuatan alamnya,” kata dia.

“Lihat saja, semakin siang akan semakin banyak orang berendam. Khususnya remaja cewek, ibu – ibu,” sambungnya. Ternyata benar, lokasi permandian untuk cewek yang terletak di posisi kiri, dipenuhi para wanita untuk berendam. “Karena diyakini, jika kita rutin mandi di sini kulit kita akan glowing (bersinar). Keyakinan yang sudah terbukti secara ilmiah, dan juga keyakinan secara mistis,” cetusnya.

Kondisi ini sudah menjadi keyakinan masyarakat daerah sekitar Mojokerto. Bahkan mungkin sampai ke Pulau Jawa, sampai Jakarta, termasuk Bali. Sehingga hampir setiap hari, dari pagi, siang, sore bahkan sampai malam ada yang mandi dan berendam, termasuk membawa airnya pulang.

Ini juga membuat artis – artis kerap datang untuk mandi dan berendam di sumber air Jolotundo. “Banyak artis – artis top berendam di sini. Selain segar dan untuk menghilangkan penat, juga diyakini membuat kulit mulus, bersinar dan memiliki aura positif,” ungkap Mohaimin. Siapa saja artis itu? Ikuti kisah selanjutnya. (bersambung)

(bx/art/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia