Jumat, 03 Apr 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Polisi Panggil Dua Saksi, Terkait Illegal Logging di Sanggalangit

24 Februari 2020, 21: 31: 00 WIB | editor : Nyoman Suarna

Polisi Panggil Dua Saksi, Terkait Illegal Logging di Sanggalangit

BERLANJUT: Jajaran Polres Buleleng memanggil saksi terkait kasus illegal logging di Desa Sanggalangit, Senin (24/2) siang. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Upaya pengungkapan kasus illegal logging di kawasan hutan Dusun Wanasari, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak terus bergulir. Terkini, jajaran Polres Buleleng  kembali memanggil dua orang saksi, Senin siang (24/2). Sehingga total saksi yang telah diperiksa berjumlah enam orang. 

Kedua saksi tersebut adalah warga desa setempat, bernama Made Suarta dan Babhinkamtibmas Desa Sanggalangit. Mereka dimintai keterangan seputaran proses penggerebegan warga saat terjadinya pembalakan liar di Hutan Wanasari, Desa Sanggalangit, beberapa waktu lalu.

Dalam penggerebekan waktu itu, warga bersama aparat desa menemukan seseorang yang mengaku siap akan bertanggungjawab atas pembalakan liar di kawasan hutan tersebut yang total luasan lahan pohon ditebang sekitar hampir 5 hektare. Selain itu, diamankan juga 3 unit motor, 1 unit senzo, jerigen minyak, dan 19 kayu jenis sonekeling yang diduga hasil pembalakan liar di hutan tersebut. 

"Ini panggilan saya yang kedua kalinya. Tadi ditanya siapa saja yang ikut dalam penggrebegan waktu itu. Saya bilang, ada bapak Babhinkamtibmas, Babinsa, pihak adat, pecalang, Linmas, dan juga masyarakat. Yang lain gak ada. Katanya nanti yang lain juga akan dimintai keterangan," kata Suarta, ditemui usai memberikan keterangan.

Sejumlah warga pun berharap agar polisi mengusut tuntas kasus ini, sehingga persoalan illegal logging yang kini sudah sangat meresahkan warga, benar-benar hilang. 

"Sudah ada sekitar 5 hektare pohon ditebang. Saya harap, pelakunya ditangkap. Ya sejak dilaporkan, memang penebangan pohon liar sudah tidak ada," ujar Suarta sembari dibenarkan oleh warga lainnya.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya mengatakan, saat ini sudah ada 6 orang saksi yang dimintai keterangan, termasuk dua orang saksi yang dimintai keterangan hari ini (Senin, red). Saat ini, kasus dugaan illegal logging di kawasan Hutan Wanasari Desa Sanggalangit masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan pihak kepolisian.

"Masih pengembangan. Prinsipnya, kini penyidik mengharapkan ada saksi yang bisa menunjukkan seseorang yang diduga melakukan perbuatan itu (ilegal logging, red). Hambatannya selama ini adalah tidak adanya saksi secara spesifik yang bisa mengarah ke seseorang yang diduga melakukan perbuatan itu," ungkap Sumarjaya.

Kendati demikian, menurut Sumarjaya, pihak kepolisian akan tetap berupaya untuk mengungkap kasus ini, dengan menggali beberapa keterangan saksi-saksi yang mengarah kepada seseorang yang diduga telah melakukan perbuatan illegal logging tersebut. "Intinya kami tetap akan menggali keterangan saksi-saksi yang ada," jelas Sumarjaya.

Disinggung saat penggerebekan berlangsung, ada seseorang tertangkap di lokasi yang siap bertanggung jawab atas aksi pembalakan liar tersebut dan dibuktikan dengan surat pernyataan, Sumarjaya menegaskan, pernyataan itu tidak bisa dijadikan bukti untuk dapat menentukan orang tersebut yang diduga sebagai pelaku.  "Itu sebatas pengakuan, dan tanpa didukung bukti-bukti lainnya. Jadi, sekarang kasusnya masih dalam tahap penyelidikan," pungkas Sumarjaya.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia